BNPB Perkuat Respons Darat dan Udara Tangani Karhutla di Enam Provinsi
BNPB memperkuat operasi darat dan udara di Riau, Jambi, Sumsel, dan tiga provinsi Kalimantan untuk kendalikan karhutla melalui patroli, water bombing, dan modifikasi cuaca.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 19.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperluas kapasitas respons darat dan udara guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas. Operasi darat diperkuat melalui patroli rutin dan pengecekan lapangan yang bertujuan memetakan lokasi titik panas maupun titik api aktif. Hasil pemantauan ini menjadi acuan utama dalam penentuan strategi pemadaman dan pendinginan pasca-kebakaran.
Untuk mendukung upaya pemadaman, Satgas Darat melakukan berbagai langkah teknis seperti penyekatan area, pembuatan sumur bor, serta pembuatan kanal baru agar akses air lebih dekat dengan titik kebakaran. Upaya ini dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan sumber air dalam jumlah cukup, khususnya di wilayah yang berpotensi kering dan sulit dijangkau.
Di sisi lain, operasi udara dikerahkan dengan melibatkan 53 unit armada. Sebanyak 19 unit digunakan untuk patroli dan modifikasi cuaca, sementara 34 unit lainnya berperan dalam penyemaian air menggunakan helikopter. Operasi modifikasi cuaca dilakukan di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, serta tiga wilayah Kalimantan, dengan memanfaatkan potensi awan yang ada di atmosfer untuk memicu hujan.
Koordinasi antara satuan darat dan udara dilakukan secara intensif, terutama di wilayah seperti Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, di mana hasil pemantauan udara langsung disampaikan ke satuan darat untuk tindakan cepat. Langkah ini mempercepat respons dan memperbaiki efektivitas penanganan kebakaran.
Peningkatan kapasitas operasional ini merupakan bagian dari strategi menyeluruh BNPB dalam mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan dampak lingkungan serta sosial. Dengan pendekatan terintegrasi antara pemantauan, pemadaman, dan intervensi cuaca, upaya penanggulangan karhutla terus diperkuat di daerah rawan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Smartphone Redmi Note 17 Pro Max resmi akan diluncurkan di Indonesia pada 16 September dengan baterai 10.000mAh dan fitur tahan air serta benturan ekstrem.
14 September 2026

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.
14 September 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026
Berita Lainnya

Konten Kreator Kantong Merah Merambah Pungut Sampah di Kota Kendari
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Harga Ikan di Pasar Tradisional
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Rumah Bordil dan Alkohol Tradisional Tersembunyi di Sultra
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA


