Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRI Salurkan Rp350 Triliun untuk UMKM, Fokus Dorong Swasembada Protein

Bank BRI menyalurkan pembiayaan hampir Rp350 triliun kepada UMKM pada 2026, dengan fokus pada ekosistem pangan mulai dari hulu hingga hilir.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
BRI Salurkan Rp350 Triliun untuk UMKM, Fokus Dorong Swasembada Protein📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - BRI menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar hampir Rp350 triliun kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah pada tahun ini, dengan alokasi khusus untuk sektor pangan. Fokus utamanya meliputi peternakan, perikanan, dan aktivitas pertanian yang mendukung program swasembada protein nasional. Penyaluran dana ini dirancang untuk menopang seluruh rantai pasok, mulai dari produksi awal hingga distribusi akhir, agar sistem pangan berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.

Dalam forum yang digelar di Jakarta, perwakilan BRI menyampaikan bahwa kebutuhan dana berbeda di setiap tahap rantai nilai. Di sektor hulu, dana dibutuhkan untuk pengadaan bibit, pakan ternak, dan peningkatan kapasitas produksi. Sementara itu, industri pengolahan memerlukan pendanaan untuk investasi mesin, pengemasan, dan modal kerja operasional. Di sisi hilir, pembiayaan diperlukan untuk mendukung distributor dan pedagang agar mampu menjaga stok dan menjamin ketersediaan pangan di pasar.

Sejak 2015, BRI telah menyalurkan pembiayaan total sekitar Rp1.600 triliun, di mana 75 persen di antaranya mengalir ke sektor UMKM. Dari jumlah tersebut, 44 persen diperuntukkan bagi sektor pertanian dan perikanan, yang menjadi tulang punggung kebutuhan protein masyarakat. Untuk memastikan efektivitas penyaluran, bank menekankan pentingnya ekosistem usaha yang terintegrasi, terutama keterkaitan antara pelaku utama (anchor), industri pengolahan, dan UMKM, agar proses penilaian kelayakan kredit dapat dilakukan secara akurat.

BRI juga menekankan bahwa peran perbankan tidak hanya sebatas pembiayaan, tetapi juga pendampingan sejak tahap awal pengembangan usaha. Dengan memetakan risiko dan kebutuhan secara menyeluruh, bank dapat memberikan dukungan finansial lebih awal, sehingga pelaku usaha mampu tumbuh secara stabil. Untuk mendukung eksekusi program ini, BRI memiliki sekitar 30 ribu tenaga pemasaran yang terlatih di bidang peternakan, perikanan, pertanian, dan perdagangan, siap melayani mitra di berbagai daerah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya