Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Keduanya memiliki peran penting: sebelum untuk energi, sesudah untuk pemulihan, dengan waktu dan jenis makanan yang sesuai untuk hasil maksimal.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kebiasaan makan sebelum dan sesudah aktivitas fisik menjadi faktor penentu dalam menentukan efektivitas olahraga. Makan sebelum berolahraga bertujuan untuk menyediakan cadangan energi dalam bentuk glikogen, yang membantu menjaga daya tahan tubuh dan mencegah gejala seperti pusing atau kelelahan akibat penurunan gula darah. Untuk hasil terbaik, disarankan mengonsumsi makanan utama berbasis karbohidrat kompleks dan protein moderat sekitar dua hingga tiga jam sebelum latihan, seperti nasi merah dengan dada ayam atau oatmeal dengan buah segar.
Dalam jangka waktu 30 hingga 60 menit sebelum aktivitas, camilan ringan yang mudah dicerna dan kaya karbohidrat seperti pisang, roti tawar, atau biskuit gandum menjadi pilihan ideal. Penting untuk menghindari makanan tinggi lemak dan serat tinggi saat mendekati waktu olahraga, karena dapat menghambat pencernaan dan memicu ketidaknyamanan seperti kram perut atau mual.
Setelah berolahraga, tubuh memasuki fase pemulihan aktif yang membutuhkan asupan nutrisi untuk memperbaiki jaringan otot yang mengalami kerusakan mikro. Makan sesudah latihan berfungsi mengisi kembali simpanan glikogen dan menyediakan asam amino dari protein untuk sintesis jaringan. Waktu terbaik untuk konsumsi adalah dalam jendela 30 hingga 60 menit setelah aktivitas, saat tubuh paling responsif terhadap penyerapan nutrisi.
Porsi ideal berupa kombinasi karbohidrat dan protein dengan rasio sekitar 3:1 hingga 4:1, seperti susu cokelat, telur rebus dengan roti gandum, atau smoothie berbahan buah dan whey protein. Dalam kondisi latihan intensif atau angkat beban, makan sesudah olahraga menjadi prioritas utama untuk mencegah kerusakan otot dan mempercepat pemulihan.
Kedua waktu makan tidak saling menggantikan, melainkan saling melengkapi. Konsistensi dalam pola makan sebelum dan sesudah olahraga akan memberikan manfaat maksimal dalam meningkatkan performa dan mendukung kesehatan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Torehkan Sejarah di Asian Para Games 2026
Kontingen Indonesia menutup Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 73 medali, melampaui target emas dan menempati posisi delapan secara keseluruhan.
24 Oktober 2026

Veda Ega Ukir Sejarah dengan Pole Pertama di Moto3 Australia
Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah sebagai rider pertama asal Tanah Air yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 Australia 2026.
24 Oktober 2026

Veda Ega Catat Sejarah, Raih Pole Position Pertama di Moto3
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatat sejarah sebagai rider pertama dari nusantara yang meraih posisi terdepan dalam kualifikasi Moto3 di Phillip Island, Australia.
24 Oktober 2026

Audero Siap Perkuat Rayo Hadapi Elche
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero siap tampil lagi saat Rayo Vallecano menjamu Elche dalam lanjutan La Liga, dengan target menjaga konsistensi pertahanan dan bantu tim raih poin penuh.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

