Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan

Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebuah bangunan bersejarah yang pernah menjadi tempat peristirahatan dan pertemuan elit Partai Nazi, dikenal sebagai Sarang Elang atau Kehisteinhaus, dilaporkan terbakar di kawasan pegunungan Alpen, Jerman, pada malam Jumat hingga dini hari Sabtu waktu setempat. Kebakaran terdeteksi sekitar pukul 21.15, saat sistem peringatan kebakaran berbunyi di lokasi yang terletak di puncak bukit terpencil. Api yang muncul dengan intensitas tinggi langsung terlihat menyala terang di tengah kegelapan malam, menimbulkan kekhawatiran atas kerusakan terhadap struktur bersejarah tersebut.

Penyelamatan dan pemadaman membutuhkan kerja keras karena akses ke lokasi terbatas dan medan yang sulit. Sekitar 200 petugas pemadam kebakaran gabungan diterjunkan untuk menangani situasi. Meski kondisi sulit, upaya pemadaman dilakukan secara intensif hingga pagi hari. Kepolisian Bavaria menyatakan bahwa segera setelah kebakaran terjadi, seorang pria mencurigakan menarik perhatian petugas dan segera ditahan. Statusnya sebagai tersangka terkait peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan.

Bangunan yang dibangun pada tahun 1938 ini pernah menjadi pusat aktivitas politik dan retret bagi pejabat Nazi saat kekuasaan Adolf Hitler berjaya. Setelah berakhirnya Perang Dunia II, struktur ini tidak dihancurkan, melainkan dikelola oleh pemerintah Negara Bagian Bavaria sebagai monumen sejarah. Pada 1960, kendali atas bangunan itu diserahkan kepada sebuah yayasan amal untuk menjaga keasliannya dan memastikan penggunaannya sesuai tujuan kemanusiaan.

Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa atau cedera akibat kebakaran. Pihak pengelola menyatakan bahwa bangunan tersebut tetap dipertahankan dalam kondisi aslinya sebagai pengingat akan masa kelam dalam sejarah Jerman. Kebakaran ini kembali menarik perhatian publik terhadap pentingnya pelestarian warisan sejarah, terutama yang terkait dengan rezim otoriter. Investigasi menyeluruh dilanjutkan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran dan peran tersangka yang telah diamankan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya