Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme

Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Asisten Intelijen Panglima TNI, Mayjen TNI Rio Firdianto, memimpin pertemuan Council Meeting Counter Terrorism Information Facility (CTIF) di Singapura pada 22–23 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi negara-negara anggota untuk membahas peningkatan kerja sama intelijen dalam mendeteksi dan mencegah ancaman terorisme secara kolektif. Pertemuan yang berlangsung selama dua hari ini dihadiri perwakilan dinas intelijen dari sembilan negara, termasuk Indonesia, Australia, Brunei Darussalam, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat.

Dalam sambutannya, Rio menegaskan pentingnya sinergi antarkekuatan intelijen sebagai respons terhadap dinamika ancaman terorisme yang semakin kompleks dan transnasional. Ia menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga momentum evaluasi kinerja CTIF sejak berdiri lima tahun lalu. “Ini merupakan kesempatan emas untuk memperkuat jaringan informasi dan mempercepat respons terhadap ancaman yang muncul secara mendadak,” ujarnya.

Pertemuan juga membahas peningkatan kapasitas teknis dan sistem pertukaran data intelijen yang aman dan efisien. Negara-negara anggota sepakat untuk memperluas cakupan kerja sama, terutama dalam mendeteksi jaringan teroris yang menggunakan platform digital untuk merekrut dan menyebarkan narasi ekstrem. Konsensus ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pencegahan sebelum aksi terorisme terjadi.

Tujuan utama dari pertemuan ini adalah memastikan bahwa CTIF tetap menjadi pusat kolaborasi strategis dalam upaya mewujudkan lingkungan keamanan regional yang stabil dan aman dari ancaman terorisme. Dengan komitmen bersama, negara-negara anggota berharap dapat menekan potensi aksi terorisme melalui deteksi dini, analisis risiko yang akurat, dan respons cepat yang terkoordinasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya