Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti

Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik sejumlah pejabat tinggi di Kemenkeu, termasuk pengganti sekretaris jenderal yang sebelumnya dijabat Robert Leonard Marbun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Suahasil Nazara secara resmi melantik sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Keuangan pada Jumat, 23 Oktober 2026. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 141/TPA Tahun 2026, yang menandai perubahan struktur kepemimpinan di jajaran internal kementerian. Salah satu perubahan utama adalah pergantian posisi Sekretaris Jenderal, yang sebelumnya dijabat Robert Leonard Marbun dan kini digantikan oleh Astera Primanto Bhakti.

Astera, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan, kini menempati posisi strategis sebagai sekretaris jenderal, menandai pergeseran fungsi dan tanggung jawab dalam pengelolaan administrasi dan kebijakan keuangan negara. Sementara itu, jabatan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan yang sebelumnya ditempati Askolani, kini secara definitif diisi oleh Nufransa Wira Sakti, yang sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas.

Dalam sambutannya, Suahasil Nazara menyampaikan pelantikan sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola keuangan yang lebih efektif dan transparan. Ia menegaskan bahwa perubahan ini dilakukan untuk mendukung transformasi sistem keuangan negara yang berkelanjutan. Selain dua jabatan utama tersebut, pelantikan juga melibatkan penunjukan Neilmaldrin Noor sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak dan Hidayat Amir sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional.

Perubahan ini menunjukkan kebijakan konsistensi dalam memastikan kualitas kepemimpinan di lembaga keuangan negara. Dengan dilantiknya pejabat baru, diharapkan terjadi peningkatan koordinasi dan efisiensi dalam pelaksanaan kebijakan fiskal, termasuk dalam pengelolaan anggaran, perimbangan keuangan, dan pengawasan pajak.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya