Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kekhawatiran terhadap ketidakseimbangan harga pangan yang terjadi antara petani dan konsumen, di mana peternak mengeluhkan harga jual rendah, sementara masyarakat mengeluhkan kenaikan harga secara signifikan. Ia menegaskan bahwa kondisi ini mengindikasikan adanya kegagalan dalam distribusi pangan yang perlu segera diperbaiki. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan resmi di Makassar, Jumat (23/10), sebagai bagian dari upaya persiapan menghadapi dampak El Nino yang berulang pada tahun 2025 hingga 2026.
Dalam konteks tersebut, pemerintah menekankan pentingnya stabilitas harga pangan sekaligus menjaga keberlanjutan produksi. Data inflasi September 2026 mencatat angka 3,28 persen secara tahunan, dengan inflasi komponen pangan volatil mencapai 5,03 persen. Meski sempat mencapai puncak 6,59 persen pada Oktober 2025, angka tersebut telah menurun menjadi 1,14 persen pada Januari 2026, menunjukkan tren perbaikan yang perlu dipertahankan.
Untuk menjamin ketersediaan pangan, pemerintah mengeluarkan lima arahan strategis. Di antaranya adalah optimalisasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), pemberian dukungan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta penguatan kerja sama antardaerah antara wilayah surplus dan defisit pangan. Selain itu, upaya mitigasi dampak El Nino dilakukan melalui peningkatan irigasi, penyesuaian pola tanam, dan sistem peringatan dini. Koordinasi antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah, Bank Indonesia, serta Perum Bulog juga diperkuat.
Sebagai respons terhadap tekanan daya beli masyarakat, pemerintah menyiapkan Paket Stimulus Tahap II senilai Rp26,34 triliun, yang terdiri dari bantuan pangan Rp18,04 triliun, program magang dan vokasi Rp6,26 triliun, serta insentif Rp2,04 triliun. Dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap pangan murah, Gerakan Pangan Murah (GPM) telah dilaksanakan 11.349 kali di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota hingga Oktober 2026, melampaui cakupan tahun sebelumnya. Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) diperkirakan mencapai 4 juta ton pada akhir 2026, melampaui rekor 3,37 juta ton pada 2024.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026

Prabowo Perkuat Pendidikan Keagamaan Melalui Dukungan Guru dan Santri
Pemerintahan Prabowo Subianto fokus memperkuat pendidikan keagamaan melalui peningkatan kesejahteraan guru, ekspansi beasiswa, dan pembentukan lembaga khusus pesantren hingga 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

