48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Pemerintah memperkuat sistem pendataan bantuan sosial dengan menetapkan target akhir tahun 2026 mencapai 48 juta keluarga terdaftar dalam platform Perlinsos Digital. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyempurnakan mekanisme penyaluran bantuan sosial secara akurat dan transparan. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa tujuan utama adalah melakukan registrasi ulang seluruh penerima bansos, dilengkapi dengan verifikasi data melalui teknologi biometrik dan pengenalan wajah.
Hingga Oktober 2026, lebih dari 13,2 juta keluarga telah berhasil terdaftar dalam sistem tersebut, baik melalui proses mandiri maupun dengan bantuan agen pendamping. Jumlah agen Perlinsos yang telah aktif mencapai 816.674 orang, yang turut mendukung penetrasi ke wilayah terpencil dan menjangkau masyarakat yang sebelumnya belum terdata secara optimal.
Pendataan digital ini dirancang untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran, menghindari tumpang tindih dan penyaluran yang keliru. Dengan sistem berbasis nama dan alamat yang dikonfirmasi secara digital, pemerintah berharap dapat mengurangi potensi penyalahgunaan dan meningkatkan akuntabilitas program.
Kehadiran sistem ini juga membuka peluang bagi masyarakat yang belum pernah menerima bantuan untuk mengajukan diri secara resmi. Dengan proses yang terbuka dan terverifikasi, diharapkan seluruh keluarga yang memenuhi kriteria sosial dapat terakomodasi secara adil.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026

Prabowo Perkuat Pendidikan Keagamaan Melalui Dukungan Guru dan Santri
Pemerintahan Prabowo Subianto fokus memperkuat pendidikan keagamaan melalui peningkatan kesejahteraan guru, ekspansi beasiswa, dan pembentukan lembaga khusus pesantren hingga 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

