Prabowo Perkuat Pendidikan Keagamaan Melalui Dukungan Guru dan Santri
Pemerintahan Prabowo Subianto fokus memperkuat pendidikan keagamaan melalui peningkatan kesejahteraan guru, ekspansi beasiswa, dan pembentukan lembaga khusus pesantren hingga 2026.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis dalam memperkuat sistem pendidikan keagamaan, khususnya bagi madrasah dan pesantren, dengan menekankan pentingnya kesejahteraan guru, akses pendidikan yang merata, serta kesejahteraan dasar siswa. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk menciptakan generasi santri yang unggul, berakhlak, dan mampu hidup harmonis dalam keragaman budaya dan keyakinan.
Peningkatan akses bagi guru madrasah ke Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi salah satu indikator utama kebijakan tersebut. Jumlah peserta PPG dari lingkup Kementerian Agama naik signifikan dari 29.933 orang pada 2024 menjadi 206.411 orang pada 2025. Di sisi lain, tunjangan bagi guru non-ASN dinaikkan dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan, sebagai bentuk pengakuan atas peran penting mereka dalam membentuk karakter peserta didik.
Sejalan dengan itu, pemerintah menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp7 triliun melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk santri dan mahasiswa pesantren pada periode 2025–2026. Selain itu, program kesehatan dan gizi gratis telah menjangkau lebih dari tiga juta siswa dan santri dalam layanan cek kesehatan, serta menyediakan makan bergizi bagi 6,3 juta siswa madrasah dan santri, mengurangi hambatan ekonomi dalam pendidikan.
Penguatan kelembagaan pesantren juga dilakukan dengan resmi membentuk Direktorat Jenderal Pesantren pada Maret 2026, setelah usulan berlangsung sejak 2019. Direktorat ini menjadi wadah bagi sekitar 42 ribu pondok pesantren untuk memperkuat sistem pendidikan, perlindungan santri, dan kemandirian ekonomi. Tujuannya adalah menjadikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada ilmu agama, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan SDM dan kehidupan sosial masyarakat.
Kebijakan terpadu ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjadikan pendidikan keagamaan sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang mampu bersaing, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai keberagaman. Semua langkah tersebut selaras dengan tema Hari Santri 2026, yaitu "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", sebagai wujud transformasi sistem pendidikan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

