Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai

Apple meluncurkan iPhone Duo sebagai smartphone lipat pertamanya dengan harga mulai Rp34,9 juta, menarik antusiasme namun menghadapi tantangan dalam menentukan posisi pasar dan jangkauan konsumen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Apple secara resmi memperkenalkan iPhone Duo, perangkat smartphone lipat pertama dalam sejarahnya, yang dibanderol mulai dari US$1.999 atau setara Rp34,9 juta di pasar Amerika Serikat. Perangkat ini dirancang untuk menawarkan pengalaman multitasking melalui layar besar yang terbuka, mendukung aplikasi produktivitas seperti Zoom, Slack, hingga streaming konten hiburan seperti Netflix. Dengan desain inovatif ini, Apple menekankan kemampuan perangkat sebagai alat kerja, kreativitas, dan hiburan sekaligus.

Meski belum secara eksplisit menyebutkan segmen pasar, sejumlah analis mengamati bahwa target konsumen iPhone Duo cenderung terbatas pada kalangan pengguna premium yang memiliki anggaran besar. Perusahaan tidak menyampaikan strategi pemasaran secara rinci, yang menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana perangkat ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Beberapa pengamat menilai bahwa keberhasilan awal produk akan bergantung pada daya tarik merek Apple, bukan pada aksesibilitas harga.

Riset dari IDC memproyeksikan bahwa pasar smartphone lipat global masih akan tumbuh pelan, dengan kontribusi kurang dari tiga persen dari total penjualan smartphone hingga 2027. Meski Apple masuk ke segmen ini, pertumbuhan pasar tetap dinilai terbatas karena tantangan teknis, harga tinggi, dan ketidakjelasan fungsi utama perangkat. Neil Shah dari Counterpoint Research menyoroti ambiguitas posisi produk: apakah lebih cocok untuk profesional atau untuk pengguna umum yang mencari hiburan.

Namun, sejarah Apple menunjukkan pola serupa saat meluncurkan produk baru. iPad pertama kali diperkenalkan tanpa definisi pasar jelas, namun kemudian berkembang menjadi alat kerja utama. Demikian pula dengan Apple Watch dan Vision Pro, yang awalnya diposisikan sebagai produk gaya hidup atau teknologi eksklusif, lalu berubah menjadi perangkat fungsional dalam kesehatan dan produktivitas. Prediksi Shah menyebutkan iPhone Duo bisa mencapai penjualan hampir 6 juta unit hingga akhir 2026, berpotensi menguasai sekitar 25 persen pasar ponsel lipat global.

Pengalaman Samsung sebelumnya menunjukkan bahwa kendala teknis, seperti kerusakan layar pada perangkat lipat awal, bisa menghambat adopsi pasar. Namun, dengan perbaikan desain dan strategi pemasaran, Samsung kini menguasai sekitar 40 persen pasar lipat. Meski demikian, pertumbuhan pasar global tetap stagnan, terutama di kalangan generasi muda yang sensitif terhadap harga. Menurut Bob O'Donnell dari TECHnalysis Research, iPhone Duo akan menjadi simbol status bagi sebagian kecil pengguna, meski permintaan awal dipastikan tinggi dari komunitas penggemar setia Apple.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya