iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai
Apple meluncurkan iPhone Duo sebagai smartphone lipat pertamanya dengan harga mulai Rp34,9 juta, menarik antusiasme namun menghadapi tantangan dalam menentukan posisi pasar dan jangkauan konsumen.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Apple secara resmi memperkenalkan iPhone Duo, perangkat smartphone lipat pertama dalam sejarahnya, yang dibanderol mulai dari US$1.999 atau setara Rp34,9 juta di pasar Amerika Serikat. Perangkat ini dirancang untuk menawarkan pengalaman multitasking melalui layar besar yang terbuka, mendukung aplikasi produktivitas seperti Zoom, Slack, hingga streaming konten hiburan seperti Netflix. Dengan desain inovatif ini, Apple menekankan kemampuan perangkat sebagai alat kerja, kreativitas, dan hiburan sekaligus.
Meski belum secara eksplisit menyebutkan segmen pasar, sejumlah analis mengamati bahwa target konsumen iPhone Duo cenderung terbatas pada kalangan pengguna premium yang memiliki anggaran besar. Perusahaan tidak menyampaikan strategi pemasaran secara rinci, yang menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana perangkat ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Beberapa pengamat menilai bahwa keberhasilan awal produk akan bergantung pada daya tarik merek Apple, bukan pada aksesibilitas harga.
Riset dari IDC memproyeksikan bahwa pasar smartphone lipat global masih akan tumbuh pelan, dengan kontribusi kurang dari tiga persen dari total penjualan smartphone hingga 2027. Meski Apple masuk ke segmen ini, pertumbuhan pasar tetap dinilai terbatas karena tantangan teknis, harga tinggi, dan ketidakjelasan fungsi utama perangkat. Neil Shah dari Counterpoint Research menyoroti ambiguitas posisi produk: apakah lebih cocok untuk profesional atau untuk pengguna umum yang mencari hiburan.
Namun, sejarah Apple menunjukkan pola serupa saat meluncurkan produk baru. iPad pertama kali diperkenalkan tanpa definisi pasar jelas, namun kemudian berkembang menjadi alat kerja utama. Demikian pula dengan Apple Watch dan Vision Pro, yang awalnya diposisikan sebagai produk gaya hidup atau teknologi eksklusif, lalu berubah menjadi perangkat fungsional dalam kesehatan dan produktivitas. Prediksi Shah menyebutkan iPhone Duo bisa mencapai penjualan hampir 6 juta unit hingga akhir 2026, berpotensi menguasai sekitar 25 persen pasar ponsel lipat global.
Pengalaman Samsung sebelumnya menunjukkan bahwa kendala teknis, seperti kerusakan layar pada perangkat lipat awal, bisa menghambat adopsi pasar. Namun, dengan perbaikan desain dan strategi pemasaran, Samsung kini menguasai sekitar 40 persen pasar lipat. Meski demikian, pertumbuhan pasar global tetap stagnan, terutama di kalangan generasi muda yang sensitif terhadap harga. Menurut Bob O'Donnell dari TECHnalysis Research, iPhone Duo akan menjadi simbol status bagi sebagian kecil pengguna, meski permintaan awal dipastikan tinggi dari komunitas penggemar setia Apple.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AI Bisa Lepas Kendali dalam 12 Bulan, Ahli Minta Perlambatan
CEO Anthropic memperingatkan risiko keamanan serius dari AI yang berkembang pesat, menyerukan perlambatan dan pengendalian bersama demi keselamatan manusia.
15 September 2026

China Anggap Seruan Perlambatan AI dari AS Hanya Gertakan
Pemerintah China menilai ajakan para pemimpin teknologi AS untuk melambatkan pengembangan AI sebagai upaya menakut-nakuti yang tidak konstruktif, sambil menegaskan komitmen terhadap inovasi terbuka dan kolaboratif.
15 September 2026

Waspada Saat Kirim Foto ke AI, Ini Risikonya
Penggunaan AI untuk pemrosesan foto membawa risiko privasi besar, termasuk kebocoran data, identifikasi wajah, dan paparan informasi sensitif tanpa disadari.
15 September 2026

Mengenal Tanda dan Cara Verifikasi Konten AI Secara Akurat
Masyarakat perlu meningkatkan kritisitas dalam menilai foto dan video, terutama yang beredar luas, dengan memeriksa sumber, konteks, dan jejak digital agar tidak terjebak informasi menyesatkan.
15 September 2026
Berita Lainnya

PO Hasnur Diminta Susun Strategi Hadapi Lesunya Ekonomi
Selasa, 15 September 2026, 12.31 WITA

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

Menteri Keuangan Baru Punya Kekayaan Rp138,1 Miliar, Mobil Termahal Rp518 Juta
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

RUU Keuangan Negara Dibahas, Pakar Soroti Optimalisasi PNBP
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Mei Ling Pimpin LMAN, Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Berkualitas
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan RI
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Jadi Menkeu, Fokus Jaga Kesehatan APBN dan Dorong Pertumbuhan 8%
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menkeu, Karangan Bunga Banjiri Kantor Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA


