China Anggap Seruan Perlambatan AI dari AS Hanya Gertakan
Pemerintah China menilai ajakan para pemimpin teknologi AS untuk melambatkan pengembangan AI sebagai upaya menakut-nakuti yang tidak konstruktif, sambil menegaskan komitmen terhadap inovasi terbuka dan kolaboratif.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah China menanggapi dengan sinis seruan dari sejumlah tokoh teknologi AS agar pengembangan kecerdasan buatan (AI) diperlambat secara signifikan. Dalam konferensi pers resmi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Guo Jiakun menyatakan bahwa tindakan tersebut justru mencerminkan kecemasan yang tidak realistis, menilai bahwa kekhawatiran yang disampaikan sebagai bentuk fearmongering yang menghambat kerja sama global.
Guo menekankan bahwa AI adalah alat penting bagi kesejahteraan manusia dan perlu dikembangkan secara inklusif serta transparan. Ia menegaskan bahwa upaya memperlambat inovasi hanya akan memperburuk ketimpangan teknologi dan mengurangi peluang kolaborasi multilateral dalam menyusun kerangka regulasi yang adil dan berkelanjutan.
Dalam konteks global, China justru menunjukkan sikap tenang dan strategis terhadap perkembangan AI, berbeda dengan dinamika kompetitif yang kental di Amerika Serikat. Di sana, para pelaku industri sering memandang AI sebagai medan pertarungan menang-kalah, sementara Beijing memilih pendekatan progresif yang mengutamakan penyerapan dan adaptasi cepat.
Sejarah menunjukkan bahwa China mampu menyusul dan bahkan mendominasi sejumlah sektor teknologi setelah awalnya tertinggal, seperti dalam kasus internet, mobil listrik, dan perangkat komunikasi. Profesor dari Universitas Ilmu dan Teknologi Hong Kong, Yang Qiang, menegaskan bahwa AI hanyalah alat, dan kemampuan inovatif masyarakat Tiongkok akan mendorong teknologi ini mencapai potensi maksimal.
Sikap China ini menimbulkan perdebatan di kalangan analis. Sementara sebagian menyatakan bahwa kekhawatiran atas kontrol AI adalah hal yang wajar, lainnya justru melihat seruan perlambatan sebagai strategi retorika untuk menarik perhatian dan dukungan keuangan dari pemerintah AS. Namun demikian, Beijing tetap bersikeras bahwa kemajuan teknologi harus dibangun atas dasar kerja sama, bukan ketakutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai
Apple meluncurkan iPhone Duo sebagai smartphone lipat pertamanya dengan harga mulai Rp34,9 juta, menarik antusiasme namun menghadapi tantangan dalam menentukan posisi pasar dan jangkauan konsumen.
15 September 2026

AI Bisa Lepas Kendali dalam 12 Bulan, Ahli Minta Perlambatan
CEO Anthropic memperingatkan risiko keamanan serius dari AI yang berkembang pesat, menyerukan perlambatan dan pengendalian bersama demi keselamatan manusia.
15 September 2026

Waspada Saat Kirim Foto ke AI, Ini Risikonya
Penggunaan AI untuk pemrosesan foto membawa risiko privasi besar, termasuk kebocoran data, identifikasi wajah, dan paparan informasi sensitif tanpa disadari.
15 September 2026

Mengenal Tanda dan Cara Verifikasi Konten AI Secara Akurat
Masyarakat perlu meningkatkan kritisitas dalam menilai foto dan video, terutama yang beredar luas, dengan memeriksa sumber, konteks, dan jejak digital agar tidak terjebak informasi menyesatkan.
15 September 2026
Berita Lainnya

PO Hasnur Diminta Susun Strategi Hadapi Lesunya Ekonomi
Selasa, 15 September 2026, 12.31 WITA

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

Menteri Keuangan Baru Punya Kekayaan Rp138,1 Miliar, Mobil Termahal Rp518 Juta
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

RUU Keuangan Negara Dibahas, Pakar Soroti Optimalisasi PNBP
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Mei Ling Pimpin LMAN, Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Berkualitas
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan RI
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Jadi Menkeu, Fokus Jaga Kesehatan APBN dan Dorong Pertumbuhan 8%
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menkeu, Karangan Bunga Banjiri Kantor Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA


