Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026

Penjualan mobil listrik murni di Agustus 2026 mencapai 17.413 unit, dengan BYD Atto 1 tetap menjadi model terlaris, sementara Wuling Aira EV baru menempati posisi empat meski telah diluncurkan akhir Juli.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pasar mobil listrik murni di Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada bulan Agustus 2026, dengan total distribusi ke dealer mencapai 17.413 unit, mengalami kenaikan signifikan sebesar 24,63 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Data tersebut dirilis berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menunjukkan permintaan yang terus tumbuh meskipun di tengah persaingan ketat antar merek. Di tengah dinamika ini, BYD Atto 1 tetap menjadi pemimpin pasar dengan distribusi sebanyak 5.560 unit, menegaskan dominasinya di segmen kendaraan listrik murni.

Posisi kedua ditempati Jaecoo J5 dengan 3.214 unit, disusul Geely EX2 di urutan ketiga dengan 1.495 unit. Wuling Aira EV, yang baru meluncur pada akhir Juli dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, mampu meraih 754 unit distribusi, menempatkan diri di posisi empat teratas. Meski diproyeksikan sebagai pesaing utama di segmen city car listrik, Aira EV belum mampu menggeser dominasi Atto 1, baik dari sisi volume maupun pangsa pasar.

Distribusi berikutnya terjadi pada BYD M6 EV dengan 679 unit, Geely EX5 dengan 487 unit, serta Wuling Darion EV dan MG S5 EV yang masing-masing mencatat 443 dan 428 unit. Di urutan kesembilan dan kesepuluh, BYD Atto 3 dan VinFast VF3 menutup klasemen dengan 363 dan 341 unit. Dari seluruh data tersebut, terlihat bahwa model-model yang sudah lama hadir di pasar, khususnya dari BYD, tetap menjadi pilihan utama konsumen.

Secara kumulatif, dari Januari hingga Agustus 2026, total distribusi mobil listrik murni mencapai 101.171 unit, tumbuh hampir 100 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa transisi ke kendaraan listrik di Indonesia terus berjalan, meskipun masih didominasi oleh merek-merek yang telah memiliki fondasi pasar kuat. Kehadiran Aira EV, meski terbatas, menunjukkan potensi pertumbuhan, tetapi belum cukup untuk mengubah struktur pasar yang sudah mapan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya