Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Pabrik baterai kendaraan listrik milik PT CATIB di Karawang telah mulai beroperasi sejak Juli 2026 dengan kapasitas awal 6,9 GWh dan rencana ekspansi hingga 15 GWh.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pabrik baterai kendaraan listrik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, telah resmi beroperasi sejak bulan Juli 2026. Fasilitas produksi ini merupakan hasil kerja sama antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan CBL, anak usaha produsen baterai besar asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL). Proyek ini berlokasi di kawasan Artha Industrial Hill dan Karawang New Industry City, dengan infrastruktur yang mencakup jalur produksi cell sepanjang 1 kilometer dan fasilitas pengemasan terintegrasi.
Operasional awal fokus pada produksi sel baterai untuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi (BESS). Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, menyatakan bahwa tahap pertama kapasitas produksi telah mencapai 6,9 GWh per tahun, dengan rencana ekspansi total hingga 15 GWh. Dengan kapasitas tersebut, pabrik diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan energi untuk sekitar 250.000 kendaraan listrik. Investasi total untuk pembangunan hingga kapasitas penuh diperkirakan mencapai US$ 1,2 miliar, setara Rp 21,19 triliun berdasarkan kurs Rp 17.662 per dolar AS.
Pembangunan proyek dimulai pada 29 Juni 2025, dengan peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Proses konstruksi berjalan sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 13 bulan untuk mencapai tahap operasional. Pabrik ini menjadi yang kedua di Indonesia setelah pabrik milik PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di Karawang yang mulai beroperasi pada Juli 2024. Keberhasilan ini menunjukkan percepatan dalam pembangunan ekosistem baterai nasional.
Untuk mendukung keberlanjutan, IBC telah memprogramkan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 18 MW peak pada tahun 2027. Selain itu, sebanyak 600 tenaga kerja telah dikirim ke Tiongkok untuk menjalani pelatihan transfer pengetahuan guna memastikan kualitas operasional yang tinggi. Di samping proyek Karawang, IBC dan CATL juga mengembangkan fasilitas material baterai di Halmahera dengan investasi US$ 600 juta.
Seluruh proyek baterai terintegrasi hulu-hilir yang dikomandoi oleh IBC, PT Aneka Tambang (Antam), dan CBL memiliki total investasi awal sebesar US$ 5,9 miliar atau setara Rp 96,04 triliun. Proyek ini terdiri dari enam usaha patungan, mencakup pertambangan, pemurnian nikel, produksi material baterai, sel baterai, hingga daur ulang. Pencapaian awal di Karawang menjadi langkah strategis menuju Indonesia sebagai pusat produksi baterai EV terbesar di Asia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Pemerintah tengah meninjau kebijakan pembatasan penggunaan Pertalite demi menjamin subsidi energi tepat pada masyarakat berpenghasilan rendah, seiring lonjakan konsumsi hingga 47,68% dari kuota tahunan.
14 September 2026

Pembiayaan Mobil Listrik Bekas Melonjak 103% di Tengah Tren Konsumen
Pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid bekas naik signifikan 103,06% pada Juli 2026, menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke mobil ramah lingkungan dengan skema cicilan.
14 September 2026

Hybrid dan Listrik: Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Harian
Perbandingan antara mobil hybrid dan listrik mengungkap bahwa pilihan terbaik bergantung pada kebiasaan berkendara, akses infrastruktur, dan kebutuhan perjalanan sehari-hari.
14 September 2026

Biaya Perawatan Mobil Listrik Lebih Rendah? Ini Fakta Utamanya
Mobil listrik umumnya membutuhkan perawatan lebih sedikit dibandingkan kendaraan konvensional, terutama karena minimnya komponen bergerak dan tidak adanya oli mesin.
14 September 2026
Berita Lainnya

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


