Geng Motor Provokatif Bawa Kepala Babi di Dekat Masjid
Sejumlah anggota geng motor mengganggu salat Jumat di Kaunas dengan membawa kepala babi dan membuat keributan di dekat masjid, memicu kemarahan warga Muslim.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 07.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Insiden mengejutkan terjadi pada hari Jumat di Kaunas, kota terbesar kedua di Lithuania, saat sekelompok pengendara motor sengaja mengganggu ibadah salat Jumat dengan aksi provokatif. Mereka berkumpul di Taman Ramybes yang berbatasan langsung dengan masjid, tepat saat umat Muslim tengah melaksanakan ibadah. Aksi mereka menciptakan kebisingan melalui musik keras dan teriakan yel-yel "Lithuania" yang mengganggu suasana khusyuk.
Salah satu elemen paling menonjol dalam insiden ini adalah penampakan kepala babi yang dibawa dan dipamerkan di depan masjid. Aksi tersebut, yang direkam dan tersebar luas di media sosial, dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai keagamaan umat Islam. Rekaman video menunjukkan kelompok tersebut berdiri di dekat area ibadah sambil menunjukkan benda tersebut, menimbulkan ketegangan di antara para jemaah.
Seorang jemaah perempuan yang diwawancarai oleh media lokal mengekspresikan kekecewaan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menyebut tindakan itu sangat menciderai perasaan dan menodai ruang suci tempat umat berdoa. "Ini bukan sekadar gangguan, tapi penghinaan terhadap keimanan dan ketenangan yang dicari saat salat," ujarnya. Insiden ini memicu gelombang kecaman dari komunitas Muslim setempat, yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intoleransi yang disengaja.
Meski sempat terjadi ketegangan, tidak ada bentrokan fisik yang dilaporkan antara geng motor dan warga Muslim di lokasi. Menanggapi kejadian, kepolisian setempat segera mengerahkan pasukan tambahan untuk memperketat pengamanan di sekitar masjid. Penyelidikan juga telah dimulai berdasarkan hukum pidana Lithuania, khususnya terkait dugaan penyebaran hasutan kebencian terhadap kelompok agama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Operator Kapal Masih Ragu Angkut Mobil Listrik
Kemenhub menjelaskan alasan operator kapal belum bersedia mengangkut mobil listrik karena belum terpenuhinya standar keselamatan yang diatur dalam edaran teknis.
15 September 2026

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Pemerintah tengah meninjau kebijakan pembatasan penggunaan Pertalite demi menjamin subsidi energi tepat pada masyarakat berpenghasilan rendah, seiring lonjakan konsumsi hingga 47,68% dari kuota tahunan.
14 September 2026

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Pabrik baterai kendaraan listrik milik PT CATIB di Karawang telah mulai beroperasi sejak Juli 2026 dengan kapasitas awal 6,9 GWh dan rencana ekspansi hingga 15 GWh.
14 September 2026

Pembiayaan Mobil Listrik Bekas Melonjak 103% di Tengah Tren Konsumen
Pembiayaan kendaraan listrik dan hybrid bekas naik signifikan 103,06% pada Juli 2026, menunjukkan pergeseran preferensi konsumen ke mobil ramah lingkungan dengan skema cicilan.
14 September 2026
Berita Lainnya

Canggu yang Berubah, Tetap Menyimpan Kesunyian
Selasa, 15 September 2026, 07.48 WITA

5 Makanan Lokal dan Global untuk Kesehatan Usus
Selasa, 15 September 2026, 07.47 WITA

Kurangi Gula Tambahan, Mulai Hari Ini untuk Kesehatan Lebih Baik
Selasa, 15 September 2026, 07.47 WITA

Pemprov Sulsel Tegaskan Batas Isi BBM saat Indikator 1 Bar
Selasa, 15 September 2026, 07.45 WITA

Purbaya Nyetir Mercy Lawas Sebelum Digantikan
Selasa, 15 September 2026, 07.45 WITA

Koleksi Kendaraan Suahasil Nazara Terungkap dari LHKPN
Selasa, 15 September 2026, 07.45 WITA

Waspada Saat Kirim Foto ke AI, Ini Risikonya
Selasa, 15 September 2026, 07.44 WITA

Mengenal Tanda dan Cara Verifikasi Konten AI Secara Akurat
Selasa, 15 September 2026, 07.44 WITA


