Suahasil Jadi Menkeu, Fokus Jaga Kesehatan APBN dan Dorong Pertumbuhan 8%
Pengangkatan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan ditanggapi optimistis oleh kalangan ekonom dan pengusaha, yang menilai pengalamannya memastikan stabilitas fiskal dan kelancaran transisi kebijakan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pengumuman pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia mendapat respons positif dari sejumlah kalangan profesional. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Perindustrian, Saleh Husin, menyampaikan apresiasi terhadap keputusan tersebut, menilai bahwa sosok dengan latar belakang akademik dan praktis di Kementerian Keuangan sangat tepat untuk memimpin kebijakan fiskal di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis. Ia menekankan bahwa Suahasil memiliki pemahaman mendalam terhadap dinamika industri dan perdagangan, yang menjadi kunci untuk mendorong ekonomi nasional mencapai target pertumbuhan 8% sebagaimana diharapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dari sisi analisis ekonomi, keberadaan Suahasil dinilai akan menjadi penopang stabilitas kebijakan fiskal. Lead Economist Bank Danamon, Irman Faiz, menilai bahwa pengalaman panjang Suahasil di lingkungan keuangan negara menjadi modal penting untuk menjaga kredibilitas APBN. Ia menyoroti pentingnya menjaga aturan fiskal 3% sebagai jangkar kredibilitas, sambil tetap memungkinkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Menurut Faiz, rekam jejak teknokratis Suahasil meminimalkan risiko gangguan dalam proses pengelolaan anggaran.
Kepala ekonom UOB, Kay Hian Surya Wijaksana, juga menyambut baik pengangkatan ini, dengan menilai bahwa kredibilitas dan pengalaman Suahasil akan menciptakan sentimen positif di pasar keuangan. Ia menekankan bahwa keberlanjutan kebijakan fiskal akan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor. Sementara itu, ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menyoroti bahwa keunggulan utama Suahasil terletak pada pengalaman menyusun APBN, mengelola penerimaan dan belanja negara, serta koordinasi lintas lembaga—semua aspek krusial dalam menjaga kinerja fiskal yang sehat.
Dalam sambutannya usai pelantikan di Istana Presiden, Suahasil menegaskan bahwa tugas utamanya adalah menjaga kesehatan keuangan negara. Ia menekankan bahwa APBN harus tetap sehat dan mampu mendukung program prioritas pemerintah hingga akhir masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024–2029. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia berkomitmen untuk memastikan kesinambungan kebijakan fiskal, sekaligus memberikan ruang bagi kebijakan yang responsif terhadap dinamika ekonomi domestik dan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Menteri Keuangan Baru Punya Kekayaan Rp138,1 Miliar, Mobil Termahal Rp518 Juta
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan kekayaan Rp138,1 miliar, termasuk empat mobil dengan nilai total Rp1,2 miliar, berdasarkan LHKPN KPK 2025.
15 September 2026

RUU Keuangan Negara Dibahas, Pakar Soroti Optimalisasi PNBP
Komisi XI DPR menggelar rapat dengan empat pakar untuk menyempurnakan RUU Keuangan Negara, fokus pada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak dan konsistensi kebijakan di sektor sumber daya alam.
15 September 2026

Mei Ling Pimpin LMAN, Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Berkualitas
Mei Ling resmi menjabat Direktur Utama LMAN, menggantikan Kristijanindyati Puspitasari, dengan fokus pada inovasi, efisiensi, dan tata kelola aset negara yang transparan.
15 September 2026

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan RI
Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan RI di Istana Presiden, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, setelah menempuh karier panjang di bidang fiskal dan akademik sejak 1999.
15 September 2026
Berita Lainnya

PO Hasnur Diminta Susun Strategi Hadapi Lesunya Ekonomi
Selasa, 15 September 2026, 12.31 WITA

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai
Selasa, 15 September 2026, 11.38 WITA

AI Bisa Lepas Kendali dalam 12 Bulan, Ahli Minta Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

China Anggap Seruan Perlambatan AI dari AS Hanya Gertakan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menkeu, Karangan Bunga Banjiri Kantor Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Suap di BPN Bogor
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA

Uji Coba Kolaborasi Pajak Berbasis Kepercayaan Dimulai
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA


