Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Katon Bagaskara Siap Pulang Usai Dampar di Jenewa

Setelah terjebak di Bandara Jenewa selama lebih dari satu hari, vokalis KLa Project berhasil dipulangkan ke Indonesia melalui rute transit Abu Dhabi dan Denpasar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 22.26 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Katon Bagaskara Siap Pulang Usai Dampar di Jenewa📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Katon Bagaskara, vokalis grup musik KLa Project, resmi memulai perjalanan pulang ke Tanah Air setelah sempat terdampar di Bandara Internasional Cointrin Jenewa, Swiss, selama lebih dari 24 jam. Ia sempat mengunggah permintaan bantuan melalui media sosial pada Senin (7/9), menggambarkan kondisi yang memprihatinkan akibat pembatalan penerbangan dan keterlambatan proses perjalanan. Dalam unggahannya, ia menyampaikan kelegaan setelah mendapat respons cepat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern.

Pihak KBRI Bern langsung menangani kasus ini dan membantu proses tiket penerbangan menuju Denpasar, Bali. Dalam keterangan terbaru, Katon menyatakan telah tiba di gate boarding dan siap bertolak ke Denpasar melalui maskapai Etihad. Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan akan melalui transit di Abu Dhabi dengan durasi sekitar tujuh jam, sebelum akhirnya meneruskan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Kondisi penerbangan menuju Jakarta, yang sempat tertutup akibat aktivitas vulkanik, kini telah kembali dibuka sejak Selasa (8/9) pukul 01.30 WIB. Hal ini memungkinkan rute penerbangan kembali normal, termasuk penerbangan internasional yang sempat terganggu. Katon menegaskan bahwa semua data penerbangan telah terkonfirmasi secara resmi, baik di situs maskapai maupun di loket check-in.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada staf KBRI Bern yang telah mendampinginya sejak pagi hari di bandara. Dalam video singkat yang diunggah, terlihat Katon berada di Wisma KBRI, tempat ia mendapatkan pendampingan dan dukungan logistik selama masa penantian. Perjalanan ini merupakan bagian dari tur musiknya di Swiss, yang dimulai sejak akhir Agustus 2026, termasuk penampilan di Musikschule Konservatorium di Bern.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya