Kemayoran Perkuat Budaya Lingkungan Melalui Proklim
Program Kampung Iklim di Kemayoran digalakkan sebagai budaya berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian penghargaan, dengan dukungan gotong royong dan inovasi masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kecamatan Kemayoran di Jakarta Pusat kini menjadikan Program Kampung Iklim (Proklim) sebagai bagian integral dari kehidupan komunitas, bukan sekadar program sementara untuk mendapatkan pengakuan. Upaya ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan oleh warga. Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan, Bayu Randy Wiradian, menegaskan bahwa esensi Proklim terletak pada perubahan perilaku, bukan pada hasil penilaian.
Verifikasi lapangan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menjadi momen penting untuk mengevaluasi konsistensi pelaksanaan kegiatan lingkungan, sekaligus menjadi ruang dialog untuk perbaikan. Bayu menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan mendorong inovasi lokal, seperti pengelolaan sampah organik melalui komposter dan eco enzyme, yang telah diterapkan secara aktif oleh kader perempuan di lingkungan. Ia berharap Proklim tidak hanya hidup saat proses verifikasi, tetapi menjadi kebiasaan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Tim Verifikator Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Suci Resti Pratiwi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan warga yang sangat kompak dan konsisten dalam menjalankan aksi lingkungan. Ia mencatat berbagai inisiatif telah berjalan efektif, mulai dari penghijauan hingga pengelolaan sampah, dengan dukungan kuat dari perangkat kelurahan. Menurut Suci, keberhasilan ini harus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut agar semakin banyak warga yang terlibat secara aktif.
Ia menekankan perlunya peningkatan kesadaran publik terhadap ancaman perubahan iklim di kawasan perkotaan, terutama di Jakarta yang rentan terhadap dampak seperti banjir dan suhu ekstrem. Dengan kesadaran yang lebih tinggi, Proklim diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam membangun ketahanan lingkungan kota.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Smartphone Redmi Note 17 Pro Max resmi akan diluncurkan di Indonesia pada 16 September dengan baterai 10.000mAh dan fitur tahan air serta benturan ekstrem.
14 September 2026

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.
14 September 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026
Berita Lainnya

Konten Kreator Kantong Merah Merambah Pungut Sampah di Kota Kendari
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Harga Ikan di Pasar Tradisional
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Rumah Bordil dan Alkohol Tradisional Tersembunyi di Sultra
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA


