Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kemayoran Perkuat Budaya Lingkungan Melalui Proklim

Program Kampung Iklim di Kemayoran digalakkan sebagai budaya berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian penghargaan, dengan dukungan gotong royong dan inovasi masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.16 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kemayoran Perkuat Budaya Lingkungan Melalui Proklim📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kecamatan Kemayoran di Jakarta Pusat kini menjadikan Program Kampung Iklim (Proklim) sebagai bagian integral dari kehidupan komunitas, bukan sekadar program sementara untuk mendapatkan pengakuan. Upaya ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan oleh warga. Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan, Bayu Randy Wiradian, menegaskan bahwa esensi Proklim terletak pada perubahan perilaku, bukan pada hasil penilaian.

Verifikasi lapangan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menjadi momen penting untuk mengevaluasi konsistensi pelaksanaan kegiatan lingkungan, sekaligus menjadi ruang dialog untuk perbaikan. Bayu menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan mendorong inovasi lokal, seperti pengelolaan sampah organik melalui komposter dan eco enzyme, yang telah diterapkan secara aktif oleh kader perempuan di lingkungan. Ia berharap Proklim tidak hanya hidup saat proses verifikasi, tetapi menjadi kebiasaan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Tim Verifikator Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Suci Resti Pratiwi, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan warga yang sangat kompak dan konsisten dalam menjalankan aksi lingkungan. Ia mencatat berbagai inisiatif telah berjalan efektif, mulai dari penghijauan hingga pengelolaan sampah, dengan dukungan kuat dari perangkat kelurahan. Menurut Suci, keberhasilan ini harus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut agar semakin banyak warga yang terlibat secara aktif.

Ia menekankan perlunya peningkatan kesadaran publik terhadap ancaman perubahan iklim di kawasan perkotaan, terutama di Jakarta yang rentan terhadap dampak seperti banjir dan suhu ekstrem. Dengan kesadaran yang lebih tinggi, Proklim diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam membangun ketahanan lingkungan kota.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Nasional

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak

Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.

14 September 2026

Berita Lainnya