Stimulus Rp31 Triliun Siap Diberikan hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan paket bantuan senilai Rp31 triliun untuk kuartal IV 2026, mencakup bantuan pangan dan subsidi upah bagi pekerja.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 23.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp31 triliun yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika ekonomi domestik dan untuk menopang daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi serta ketidakpastian global. Program ini mencakup berbagai bentuk bantuan, termasuk subsidi upah dan bantuan pangan, dengan fokus pada kelompok rentan yang berada di desil 1 hingga desil 4.
Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026), Menteri Koordinator Bidang Pangan Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa salah satu inisiatif utama yang dibahas adalah pembukaan rekening gratis bagi warga negara berusia di atas 17 tahun. Program ini dirancang untuk memperluas akses ke layanan keuangan formal, khususnya bagi masyarakat dari lapisan bawah. Angka penerima masih dalam tahap verifikasi bersama kementerian terkait untuk memastikan keakuratan data dan efektivitas distribusi.
Pemberian bantuan pangan dan subsidi upah menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong konsumsi domestik. Pemerintah menekankan bahwa semua kebijakan tetap berbasis pada data dan evaluasi yang ketat, serta tidak mengganggu keseimbangan anggaran negara. Targetnya adalah memastikan bantuan sampai tepat sasaran, menghindari tumpang tindih, dan mempercepat proses penyaluran.
Paket stimulus ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional hingga akhir 2026, dengan tetap menjaga konsistensi kebijakan fiskal dan moneter. Pemantauan berkala akan dilakukan secara rutin untuk menilai dampak sosial dan ekonomi dari setiap program, serta melakukan penyesuaian jika diperlukan. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tazza: Beelzebub’s Song Tampilkan Dendam dalam Dunia Poker Global
Film Tazza: Beelzebub’s Song menggambarkan balas dendam seorang pria terhadap sahabatnya yang mengkhianatinya, di tengah intrik perjudian kelas atas dan konflik internasional.
30 September 2026

Prabowo Perpanjang Stimulus Ekonomi hingga 2027
Pemerintah mempersiapkan berbagai stimulus ekonomi hingga 2027, termasuk bantuan pangan, subsidi upah, dan insentif pajak, dalam rapat terbatas di Istana.
30 September 2026

MNC Asset Management Raih Penghargaan di Ajang Investment Manager Awards 2026
Perusahaan manajer investasi MNC Asset Management meraih penghargaan kategori Reksa Dana Pasar Uang Periode 1 Tahun dalam ajang Investment Manager Awards 2026 di Jakarta.
30 September 2026

Investasi Hijau Rp3,3 Triliun Terealisasi di Forum Ketenagalistrikan 2026
Enam kerja sama strategis dengan nilai total Rp3,3 triliun berhasil diwujudkan dalam Electricity Connect 2026, menunjukkan transformasi dari diskusi ke aksi nyata dalam sektor energi nasional.
30 September 2026
Berita Lainnya

Sarwendah Gugat Ruben Onsu atas Dugaan Wanprestasi di PN Jaksel
Rabu, 30 September 2026, 23.25 WITA

Desak Made Bawa Indonesia Naik Peringkat di Klasemen Asian Games 2026
Rabu, 30 September 2026, 23.11 WITA

Desak Made Pertahankan Emas Panjat Tebing Asian Games
Rabu, 30 September 2026, 23.11 WITA

Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Laga Penentu Kualifikasi
Rabu, 30 September 2026, 23.10 WITA

Malaysia Mulai Deportasi Pencari Suaka Myanmar, Tantangan HAM dan Politik
Rabu, 30 September 2026, 23.09 WITA

PBB Ungkap 214 Perusahaan Terlibat Bisnis di Permukiman Ilegal Israel
Rabu, 30 September 2026, 23.09 WITA

Israel Perkirakan Insiden Pesawat Flydubai Terkait Terorisme
Rabu, 30 September 2026, 23.08 WITA

Mamdani Resmikan Pusat Karier untuk Warga New York
Rabu, 30 September 2026, 23.08 WITA

