Rabu, 30 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investasi Hijau Rp3,3 Triliun Terealisasi di Forum Ketenagalistrikan 2026

Enam kerja sama strategis dengan nilai total Rp3,3 triliun berhasil diwujudkan dalam Electricity Connect 2026, menunjukkan transformasi dari diskusi ke aksi nyata dalam sektor energi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 23.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Investasi Hijau Rp3,3 Triliun Terealisasi di Forum Ketenagalistrikan 2026📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Sebanyak enam kesepakatan kerja sama strategis dengan nilai investasi hijau mencapai Rp3,3 triliun berhasil ditandatangani selama penyelenggaraan Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Forum bertaraf internasional ini menjadi momentum penting bagi sektor ketenagalistrikan Indonesia, di mana kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, dan investor bergerak dari level diskusi ke implementasi nyata.

Kegiatan yang berlangsung dari 22 hingga 24 September 2026 berhasil menghadirkan lebih dari 11.000 peserta dari berbagai negara, termasuk anggota ASEAN dan mitra global, serta lebih dari 280 peserta pameran dan ratusan narasumber. Fokus utama pembahasan mencakup pengembangan investasi berkelanjutan, penerapan teknologi bersih, peningkatan TKDN, serta pemantapan infrastruktur jaringan listrik nasional.

Arsyadany G Akmalaputri, Ketua Pelaksana Electricity Connect 2026 dari MKI, menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti bahwa forum tersebut mampu menjadi jembatan antara gagasan dan realisasi. Ia menekankan pentingnya menjaga momentum diskusi agar berubah menjadi solusi konkret yang mendukung ketahanan energi dan pertumbuhan industri kelistrikan di tingkat nasional.

Simon Hoare, Portfolio Director Enlit Asia-Clarion Events, menyoroti dinamika permintaan listrik yang terus meningkat di Asia Tenggara, didorong oleh ekspansi ekonomi, pembangunan data center, dan transformasi digital. Ia menyebut Indonesia sebagai pusat perubahan energi di kawasan, di mana pertemuan langsung antara pemangku kepentingan—mulai dari pembuat kebijakan hingga penyedia teknologi—menciptakan peluang kolaborasi yang lebih signifikan dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya