Trump Pertimbangkan Cabut Dukungan untuk Falkland Jika Inggris Tak Tingkatkan Belanja Militer
AS mempertimbangkan mencabut pengakuan atas kedaulatan Inggris atas Kepulauan Falkland jika London tidak memperkuat anggaran pertahanan sesuai standar NATO.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini menimbang langkah tegas terhadap Inggris terkait posisi kedaulatan atas Kepulauan Falkland, yang menjadi sengketa dengan Argentina. Ancaman ini muncul sebagai respons atas kinerja belanja pertahanan Inggris yang dinilai belum mencapai target lima persen dari produk domestik bruto (PDB), sesuai komitmen NATO. Pentagon dikabarkan sedang meninjau kembali kewajiban sekutu, dengan Inggris menjadi fokus utama dalam evaluasi tersebut.
Meski sebelumnya pemerintah Inggris telah mengumumkan rencana peningkatan anggaran militer, kebijakan tersebut dianggap belum cukup oleh Washington. Pejabat AS menyatakan bahwa negara-negara sekutu seperti Inggris harus mengambil langkah lebih besar demi menjaga stabilitas keamanan global. Dalam pernyataan terpisah, sumber internal menegaskan bahwa semua opsi, termasuk peninjauan klaim kedaulatan Falkland, tetap terbuka untuk dipertimbangkan.
Pemerintah Inggris menegaskan kembali bahwa posisi mereka terhadap Kepulauan Falkland tidak berubah dan tetap berdasarkan kehendak penduduk setempat. Juru bicara pemerintah menegaskan bahwa wilayah tersebut adalah Wilayah Seberang Laut Inggris, sebuah status yang telah berlaku lama dan diperkuat oleh keputusan demokratis lokal. Di sisi lain, Inggris menekankan perannya krusial dalam aliansi NATO, termasuk menjadi salah satu negara dengan anggaran pertahanan terbesar ketiga dan satu-satunya anggota Eropa yang menyediakan sistem pertahanan nuklir bagi aliansi.
Beberapa tokoh politik dan militer Inggris menanggapi ancaman tersebut dengan skeptis. Kepala Partai Konservatif, Kemi Badenoch, menyebutnya sebagai retorika kosong yang tidak berdampak nyata. Sementara mantan Panglima Tertinggi Angkatan Laut Kerajaan, Laksamana Lord West of Spithead, menilai bahwa pengakuan atau ketidakakuan AS terhadap kedaulatan Falkland tidak akan mengubah realitas militer di lapangan. Ia menegaskan bahwa keamanan kepulauan tetap terjaga, terlepas dari sikap Washington.
Kebijakan AS terhadap Falkland sejauh ini masih dalam tahap pertimbangan strategis, bukan keputusan final. Namun, kehadiran Argentina—yang memiliki hubungan dekat dengan Trump—membuat isu ini semakin sensitif secara geopolitik. Sebelumnya, ancaman serupa juga pernah muncul pada April, ketika bocoran dokumen Pentagon mengindikasikan potensi peninjauan ulang klaim Inggris sebagai balasan atas minimnya dukungan London dalam konflik regional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

The Weeknd Siap Tampil di Jakarta, 26-27 September 2026
Konser tunggal pertama The Weeknd di Jakarta digelar di Stadion Internasional Jakarta pada 26 dan 27 September 2026 dengan setlist yang diprediksi mencakup sekitar 38 lagu ikonik dari berbagai era kariernya.
13 September 2026

Pezeshkian Tegaskan Ketahanan Iran Hadapi Tekanan AS-Israel
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan tekad negaranya tidak akan menyerah terhadap tekanan AS dan Israel dalam pidato di New Delhi, sementara India soroti risiko keamanan maritim dan ketergantungan energi akibat krisis di Selat Hormuz.
12 September 2026

Volkswagen Siapkan PHK 60 Ribu Karyawan, Biaya Capai Rp334 Triliun
Perusahaan otomotif Jerman Volkswagen akan menanggung biaya hingga 16 miliar euro atau sekitar Rp334 triliun untuk restrukturisasi besar-besaran, termasuk pemutusan hubungan kerja hingga 60.000 karyawan secara global.
12 September 2026

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026
Berita Lainnya

Konten Kreator Kantong Merah Merambah Pungut Sampah di Kota Kendari
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Harga Ikan di Pasar Tradisional
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Rumah Bordil dan Alkohol Tradisional Tersembunyi di Sultra
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA


