AS Hentikan Operasional 27 Maskapai Iran Global
Amerika Serikat menegaskan penghentian operasional semua maskapai Iran di seluruh dunia mulai 23 September, sebagai bagian dari kampanye ekonomi untuk memutus dukungan keuangan ke pemerintah dan Korps Garda Revolusi Islam.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 09.08 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan kebijakan tegas dengan menghentikan seluruh aktivitas penerbangan maskapai Iran di wilayah luar negeri, berlaku mulai Rabu, 23 September. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam pernyataan resmi pada Senin, sebagai bagian dari upaya menekan ekonomi Iran melalui tekanan sektoral. Ancaman sanksi tidak hanya ditujukan kepada perusahaan penerbangan Iran, tetapi juga kepada entitas asing yang terlibat dalam mendukung operasional mereka.
Kementerian Keuangan AS menegaskan bahwa setiap pihak yang menyediakan layanan seperti bahan bakar, pendaratan, atau penjualan tiket kepada maskapai Iran akan menghadapi konsekuensi hukum, termasuk pemutusan akses ke sistem keuangan global berbasis dolar. Perusahaan yang melanggar akan dikeluarkan dari jaringan transaksi keuangan internasional yang dikelola AS, sehingga memutuskan aliran modal dan operasional lintas batas.
Sebelumnya, pada 8 September, Departemen Keuangan AS telah memasukkan 27 maskapai Iran ke dalam daftar sanksi, termasuk Air Shiraz, Kish Airlines, Saha Airlines, dan Mahan Air. Daftar ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan yang diberlakukan sejak 24 Agustus, ketika sektor penerbangan Iran secara resmi dinyatakan sebagai target sanksi. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Pengasingan Ekonomi yang bertujuan mengisolasi sektor transportasi udara Iran.
Pemerintah AS menilai bahwa maskapai komersial Iran telah dimanfaatkan untuk mengangkut barang ilegal, personel militer, dan senjata, termasuk melalui jaringan yang didukung oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Mahan Air, yang telah menjadi sasaran sanksi sejak 2011, kembali menjadi fokus karena perannya dalam mendukung Pasukan Quds IRGC. Sanksi terbaru merupakan kelanjutan dari tindakan yang telah dilakukan sebelumnya pada April dan Juli 2026 terhadap jaringan pendukung operasional Mahan Air.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Paramount dan 12 Negara Bagian Sepakati Syarat Penyatuan dengan WBD
Kesepakatan antara Paramount Skydance dan koalisi 12 negara bagian mengamankan kelanjutan merger WBD senilai US$111 miliar dengan aturan ketat terkait produksi film, distribusi, dan perlindungan pekerja.
23 September 2026

AS Larang Operasional Maskapai Iran Global
Amerika Serikat melarang seluruh maskapai penerbangan Iran beroperasi di jalur internasional mulai 23 September 2026, disertai ancaman sanksi sekunder bagi entitas asing yang tetap bermitra.
23 September 2026

Tambahan Anggaran Rp28 Triliun Dorong Peralihan Guru PPPK Jadi PNS
Pemerintah menambah anggaran Rp28 triliun untuk peralihan guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu, sekaligus memperjelas roadmap CPNS guru guna menutup kekurangan 464.856 formasi.
23 September 2026

KI sebagai Aset Jaminan Dorong Pertumbuhan UMKM
Kekayaan Intelektual kini dapat dimanfaatkan sebagai jaminan fidusia untuk perluasan modal usaha, membuka peluang ekspansi bisnis bagi pelaku ekonomi kreatif.
22 September 2026
Berita Lainnya

Tiffany Young Gelar Konser Solo Pertama di Jakarta
Rabu, 23 September 2026, 09.18 WITA

Spanyol Siap Berjuang Hingga Akhir untuk Final Piala Dunia 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.11 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Pengendali Bola vs Kecepatan Serangan
Rabu, 23 September 2026, 09.10 WITA

Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Prancis 2-0
Rabu, 23 September 2026, 09.10 WITA

Indonesia Tetap di Posisi 20 Klasemen Medali Asian Games 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.10 WITA

Timnas Voli Putra Siap Hadapi Thailand di Laga Pembuka Asian Games 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

Herdman: ASEAN Cup dan AFF Seperti F1 vs Reli
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

Atlet Teqbal dan Pentathlon Harumkan Nama Indonesia di Asian Games 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

