Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Paramount dan 12 Negara Bagian Sepakati Syarat Penyatuan dengan WBD

Kesepakatan antara Paramount Skydance dan koalisi 12 negara bagian mengamankan kelanjutan merger WBD senilai US$111 miliar dengan aturan ketat terkait produksi film, distribusi, dan perlindungan pekerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 09.19 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Paramount dan 12 Negara Bagian Sepakati Syarat Penyatuan dengan WBD📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan media global Paramount Skydance berhasil menyelesaikan perundingan dengan koalisi 12 negara bagian Amerika Serikat yang sebelumnya menggugat merger dengan Warner Bros. Discovery (WBD). Penyelesaian ini menjadi kunci untuk melancarkan proses integrasi bisnis senilai US$111 miliar, sekaligus menghindari risiko denda harian sebesar US$7 juta yang berlaku jika kesepakatan tidak tuntas sebelum 1 Oktober. Kesepakatan dibuat setelah pertemuan intensif selama akhir pekan, menunjukkan komitmen bersama atas transparansi dan kepatuhan terhadap aturan antimonopoli.

Salah satu poin utama dalam kesepakatan adalah kewajiban entitas gabungan untuk memproduksi dan merilis film secara berkala. Setidaknya 20 dari 30 film pertama harus berupa rilis luas, meningkat menjadi 21 dari 32 film dalam lima tahun berikutnya. Selain itu, minimal empat film harus bersifat independen, dengan setengah di antaranya diproduksi bersama pihak lain. Dana sebesar US$5 juta per tahun selama lima tahun akan dialokasikan untuk dukungan film independen, sementara pelanggaran kewajiban dapat berujung pada divestasi Miramax Studios.

Komitmen distribusi juga ditegaskan, termasuk larangan merilis film besar di layanan streaming seperti Paramount+ sebelum 90 hari setelah penayangan bioskop. Periode penayangan di bioskop minimal 45 hari dijamin. Di sisi layanan kabel, entitas gabungan wajib melakukan negosiasi terpisah untuk saluran milik Paramount dan Warner Bros. selama lima tahun, dengan larangan penggunaan data rahasia untuk keuntungan pihak lain. Pelanggaran dapat memicu divestasi terhadap sejumlah saluran seperti BET, VH1, Comedy Central, dan lainnya.

Untuk aspek operasional, lokasi produksi di Los Angeles dan Burbank harus dipertahankan hingga akhir 2031. Di bidang ketenagakerjaan, dana sebesar US$47,5 juta (setara Rp849,2 miliar) akan digunakan untuk pelatihan dan pengembangan karier karyawan yang terdampak PHK akibat merger. Selain itu, dibentuk Dewan Independensi Editorial Berita yang akan mengawasi kebijakan jurnalistik, didukung oleh pengawas internal dan wali independen, serta komite pengawas dari lima negara bagian.

Kesepakatan juga mencakup kelangsungan layanan streaming gratis Pluto TV dengan kualitas setara atau lebih baik dari sebelumnya selama lima tahun. Di sisi keuangan, Paramount-WBD setuju menanggung biaya hukum dan ahli ekonomi yang wajar bagi 12 negara bagian, dengan batas maksimal US$40 juta (Rp715 miliar). Kesepakatan ini tidak hanya menyelesaikan gugatan, tetapi juga menjadi fondasi bagi keberlanjutan industri film dan media di Amerika Serikat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya