Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polisi Gagalkan Produksi Tembakau Sintetis di Gambir

Satuan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan operasi laboratorium rumahan pembuatan tembakau sintetis di Jakarta Pusat dan menangkap satu pelaku.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Polisi Gagalkan Produksi Tembakau Sintetis di Gambir📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tim Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap lokasi produksi ilegal tembakau sintetis di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (17/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Penangkapan dilakukan setelah petugas memperoleh informasi terkait aktivitas mencurigakan yang diduga merupakan tempat pembuatan narkotika secara rumahan. Pelaku berinisial SW, berusia 27 tahun, diamankan tanpa perlawanan saat sedang berada di lokasi kejadian.

Dari hasil penggeledahan, petugas menyita tujuh plastik klip berisi tembakau sintetis dengan berat bruto total 251,88 gram. Selain barang bukti narkotika, sejumlah peralatan produksi juga disita, termasuk kompor magnet, gelas takar, botol takar, corong, timbangan digital, alat vakum, mesin pres, toples berisi campuran tembakau, masker gas, pemanas makanan, sarung tangan latex, kantong plastik klip, hingga perangkat komunikasi. Semua barang bukti kini disimpan di kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Menurut keterangan awal, tersangka mengakui telah menjalankan aktivitas produksi selama satu tahun terakhir dan telah menyelesaikan empat kali proses produksi. Hasil produksi tersebut rencananya akan diedarkan melalui platform media sosial, menandakan upaya distribusi yang terstruktur meskipun masih dalam skala kecil. Penyidik kini memperdalam pemeriksaan terhadap tersangka untuk mengungkap jaringan dan sumber bahan baku yang digunakan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pemberantasan narkoba memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Ia mengimbau warga untuk tidak mengabaikan informasi kecil dari lingkungan sekitar, karena setiap petunjuk dapat menjadi kunci dalam menghentikan peredaran narkoba. Kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya