China Kecam Sanksi AS Terhadap Maskapai Iran
China menegaskan sanksi AS terhadap seluruh maskapai Iran ilegal dan bertentangan dengan hukum internasional, menyerukan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip multilateralisme.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 09.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah China secara tegas menolak kebijakan sanksi unilateral Amerika Serikat yang melarang seluruh penerbangan maskapai Iran di wilayah internasional. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak memiliki dasar hukum internasional maupun persetujuan dari Dewan Keamanan PBB, sehingga dinilai melanggar prinsip hukum global. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers pada Selasa (22/9), menanggapi kebijakan baru dari Washington yang mulai berlaku sejak 23 September.
Keputusan AS mencakup larangan total terhadap operasional maskapai Iran di seluruh dunia, termasuk pembatasan terhadap layanan pendukung seperti pengisian bahan bakar, pendaratan di bandara, penjualan tiket, dan dukungan logistik dari perusahaan asing. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan bahwa siapa pun yang tetap memberikan layanan kepada maskapai Iran akan berisiko kehilangan akses ke sistem keuangan dolar AS. Ancaman ini dijadikan alat tekanan ekonomi untuk memperlemah Iran dalam konteks ketegangan regional yang berkepanjangan.
Ketegangan antara AS dan Iran telah berlangsung sejak akhir Februari, dengan eskalasi terus terjadi, terutama di wilayah Selat Hormuz yang strategis bagi kelancaran perdagangan global. Sanksi terhadap sektor penerbangan dianggap sebagai bagian dari strategi lebih luas untuk membatasi kapasitas ekonomi dan diplomasi Iran di kancah internasional. Namun, China menekankan bahwa pendekatan semacam ini justru melemahkan kerja sama multilateral dan menciptakan ketidakstabilan global.
China menyerukan solusi damai melalui dialog dan mekanisme hukum internasional, bukan dengan tindakan sepihak yang merugikan negara-negara lain. Pernyataan Guo menekankan komitmen Beijing terhadap sistem multilateralisme dan perlindungan hak-hak negara kecil dari intervensi eksternal yang tidak berdasar. Langkah ini juga menjadi respons terhadap upaya AS yang dinilai semakin ekstrem dalam menerapkan sanksi sebagai alat kebijakan luar negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

MK Lanjutkan Sidang Perselisihan Syarat Ijazah Gibran
Mahkamah Konstitusi memproses sidang lanjutan perkara perselisihan hasil pemilu terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka, dengan agenda jawaban termohon dan keterangan pihak terkait.
23 September 2026

MKD DPR Siap Panggil Rieke Diah Pitaloka Terkait Laporan Etik
Mahkamah Kehormatan Dewan bakal memanggil anggota DPR Rieke Diah Pitaloka menyusul laporan dugaan pelanggaran etik yang diseret oleh Erin Wartia terkait pendampingan terhadap mantan asisten rumah tangga.
23 September 2026

Sekolah Rakyat Ngawi Resmi Beroperasi, Fokus Pendidikan Karakter dan Akses Merata
Sekolah Rakyat Kabupaten Ngawi mulai beroperasi dengan menampung 220 siswa, menekankan pendidikan karakter melalui sistem asrama dan akses pendidikan inklusif bagi keluarga kurang mampu.
23 September 2026

RS di Jatim Diminta Siaga Hadapi Lonjakan Influenza A dan ISPA
Pemprov Jatim perintahkan rumah sakit bersiaga menyusul kenaikan kasus Influenza A dan ISPA, dengan fokus pada penanganan dini dan kesiapan fasilitas kesehatan.
23 September 2026
Berita Lainnya

Paramount dan 12 Negara Bagian Sepakati Syarat Penyatuan dengan WBD
Rabu, 23 September 2026, 09.19 WITA

Tiffany Young Gelar Konser Solo Pertama di Jakarta
Rabu, 23 September 2026, 09.18 WITA

Spanyol Siap Berjuang Hingga Akhir untuk Final Piala Dunia 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.11 WITA

Prancis vs Spanyol: Duel Pengendali Bola vs Kecepatan Serangan
Rabu, 23 September 2026, 09.10 WITA

Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Prancis 2-0
Rabu, 23 September 2026, 09.10 WITA

Indonesia Tetap di Posisi 20 Klasemen Medali Asian Games 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.10 WITA

Timnas Voli Putra Siap Hadapi Thailand di Laga Pembuka Asian Games 2026
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

Herdman: ASEAN Cup dan AFF Seperti F1 vs Reli
Rabu, 23 September 2026, 09.09 WITA

