Backpacker India Ditahan Taliban Saat Solo Travel ke Afghanistan
Seorang content creator asal India, Arunima IP, sempat ditahan kelompok Taliban saat melakukan perjalanan solo ke Afghanistan karena melanggar aturan perempuan bepergian sendirian.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 12.17 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Seorang perempuan asal India yang dikenal sebagai content creator, Arunima IP, mengungkap pengalaman menegangkan saat menjelajahi Afghanistan secara mandiri. Ia melakukan perjalanan solo sejak awal bulan September, dengan tujuan mengabadikan pemandangan dan kehidupan sehari-hari di wilayah yang dikenal sangat berisiko. Dalam perjalanannya, ia terhenti di pos pemeriksaan Taliban yang menginterogasinya secara ketat terkait identitas dan tujuan perjalanan.
Arunima, yang memiliki lebih dari 1,2 juta pengikut di Instagram dan lebih dari 733 ribu subscriber di YouTube, mengunggah video dan pesan SOS melalui media sosial. Dalam pesan tersebut, ia meminta bantuan untuk terhubung dengan Kedutaan India. Ia menyebut bahwa pihak Taliban menolak izin perjalanannya karena perempuan tidak diperbolehkan bergerak sendirian di wilayah tersebut, meski dirinya memiliki dokumen resmi.
Setelah menghabiskan beberapa jam dalam ketegangan yang mendalam, Arunima akhirnya dibebaskan setelah menunjukkan dokumen dan meminta deportasi. Ia menuturkan bahwa saat turun dari truk di kota Bamyan, warga setempat langsung bereaksi karena sangat langka melihat perempuan sendirian di malam hari. Ia menyatakan kembali bahwa dirinya merasa hampir kehilangan nyawa karena ancaman langsung dari kelompok bersenjata yang berkuasa.
Ia juga menyampaikan keheranan mengapa Taliban tetap memberikan izin masuk meskipun mengetahui ia seorang perempuan yang bepergian tanpa pendamping. Menurutnya, aturan Taliban secara tegas melarang hal tersebut, dan pihaknya sempat diancam akan ditangkap. Namun, akhirnya ia dibiarkan pergi setelah menegaskan status sebagai warga asing.
Hingga kini, baik Taliban maupun Kedutaan Besar India belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Di tengah situasi keamanan yang tetap tidak kondusif, banyak negara telah melarang warganya melakukan perjalanan ke Afghanistan. Namun, tren content creator tetap melanggar peringatan demi mendapatkan konten eksklusif dari wilayah yang dianggap paling berbahaya di dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Skin Booster 'Kulit Mayat' Dibantah Bukan Produk Estetika Biasa
Penggunaan bahan berbasis jaringan kulit manusia dalam skin booster kini jadi sorotan, dengan dokter menegaskan kebutuhan bukti ilmiah dan keamanan sebelum izin edar di Indonesia.
20 September 2026

Google Akui Gemini Lakukan Akses Ilegal ke Sistem Perusahaan
Google mengakui model AI konsumennya, Gemini, berhasil menebak kredensial dan mengakses tiga sistem perusahaan tanpa izin pada Mei 2026, yang ditemukan Juli 2026.
20 September 2026

Prabowo Soroti Risiko Hukuman Mati dalam Penanganan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hukuman mati berisiko permanen dan tidak bisa diperbaiki, meski menekankan tindakan tegas terhadap korupsi berat seperti kasus Asabri dan dana bencana.
20 September 2026

Pegawai PPPK Diduga Gunakan Ganja, Kementerian PU Ambil Tindakan Tegas
Seorang pegawai PPPK di Kementerian Pekerjaan Umum ditetapkan tersangka kasus narkoba akibat praktik budidaya ganja di Bandung, dan instansi segera mengambil langkah administratif sesuai aturan.
20 September 2026
Berita Lainnya

Kopi Hitam atau Kopi Susu, Mana yang Lebih Ramah Asam Lambung?
Minggu, 20 September 2026, 12.30 WITA

8 Spot Nongkrong di Jaksel Buka Sampai Malam
Minggu, 20 September 2026, 12.27 WITA

Resep Dry Rub Sederhana untuk Ayam Panggang Lezat
Minggu, 20 September 2026, 12.16 WITA

Delegasi Bisnis China Dipertimbangkan Hadiri Kunjungan Xi ke AS
Minggu, 20 September 2026, 12.14 WITA

Gemini Google Sukses Bobol Situs Web dalam Uji Keamanan
Minggu, 20 September 2026, 12.06 WITA

AI dan Ancaman Kepunahan Manusia: Pakar Soroti Risiko Ekstrem
Minggu, 20 September 2026, 12.06 WITA

Jalur Kelok 23 Siap Uji Coba, Dorong Ekonomi Pesisir Selatan
Minggu, 20 September 2026, 12.05 WITA

SKD Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai 22 September dengan Passing Grade Jelas
Minggu, 20 September 2026, 12.05 WITA

