BSN dan MBC Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Berbasis Emas
Bank BSN bekerja sama dengan MBC untuk mengembangkan layanan keuangan syariah berbasis emas, termasuk produk emas batangan dan mekanisme buyback secara digital.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 23.17 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 6x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Bank BSN meluncurkan kolaborasi strategis dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC) dalam upaya memperluas ekosistem keuangan syariah berbasis emas di Indonesia. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam acara Grand Launching MBC Gold di Yogyakarta, yang menandai langkah konkret dalam integrasi layanan keuangan modern dengan prinsip syariah. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berkomitmen untuk menyediakan produk emas yang sesuai dengan standar keuangan berkelanjutan dan transparan.
Emas yang disediakan oleh MBC memiliki kemurnian 99,99 persen dan telah bersertifikasi SNI, tersedia dalam berbagai denominasi mulai dari 1 gram hingga 100 gram, serta dapat disesuaikan sesuai kebutuhan khusus dari Bank BSN. Seluruh proses transaksi akan dijalankan melalui platform digital terintegrasi milik MBC, yang memungkinkan Bank BSN melakukan pemantauan harga emas secara real-time, pengajuan pesanan, pembayaran, pelacakan pengiriman, hingga verifikasi keaslian produk melalui pemindaian kode QR.
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor, menegaskan bahwa emas tetap menjadi aset strategis dalam konteks keuangan syariah, terutama sebagai alat pelindung nilai dan pengelolaan kekayaan jangka panjang. Ia menilai kerja sama ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem keuangan berbasis aset nyata yang sesuai ajaran Islam. Dengan dukungan teknologi digital, peluang pengembangan produk keuangan berbasis emas dinilai sangat terbuka, terutama jika didukung oleh infrastruktur yang terintegrasi dan andal.
Di sisi lain, MBC mengembangkan bisnis emas melalui tiga pilar utama: penjualan langsung, cicilan emas, dan tabungan emas. Direktur Utama MBC, Jebul Suroso, menyatakan bahwa model bisnis ini dirancang untuk dapat diintegrasikan dengan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), seperti pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Produk emas MBC nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk tabungan hari tua, dana pensiun, hingga pendanaan program kegiatan sosial.
Penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Bambang Setiaji, serta sejumlah rektor perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Hadirnya para pemimpin institusi ini menunjukkan dukungan kuat terhadap inisiatif keuangan syariah yang berbasis pada aset nyata dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pembayaran Bunga Utang Pemerintah Capai Rp394 Triliun Hingga Agustus 2026
Realisasi pembayaran bunga utang pemerintah mencapai Rp394,2 triliun hingga akhir Agustus 2026, sebagian besar dari utang dalam negeri.
19 September 2026

Sinergi Kemenko PM dan RRI Dorong UMKM Bangkit Melalui Pasar Rakyat
Program 1001 Pasar Rakyat di Bogor hadirkan 55 UMKM dan 100 pelaku usaha ikut workshop, bertujuan perkuat akses pasar dan kemandirian ekonomi.
19 September 2026

Hanwha Life Perkuat Fondasi Bisnis untuk Tumbuh Berkelanjutan
Hanwha Life mencatatkan pertumbuhan signifikan pendapatan premi hingga 18,85% pada semester pertama 2026, dengan target capaian Rp322,8 miliar di akhir tahun.
19 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp20 Triliun Perkuat BPJS Kesehatan
Pemerintah menyiapkan dana APBN Rp20 triliun untuk menstabilkan keuangan BPJS Kesehatan dan memastikan kelancaran layanan JKN secara berkelanjutan.
19 September 2026
Berita Lainnya

Persidangan Korupsi Kuota Haji 2023–2024: Dugaan Aliran Dana ke Pejabat dan Jatah Fee untuk Kelompok Tertentu
Sabtu, 19 September 2026, 23.30 WITA
Pria Serang Anggota DPR AS dengan Cuka Dihukum 14 Bulan Penjara
Sabtu, 19 September 2026, 23.30 WITA

Pernikahan Paksa di China: Kekerasan yang Tersembunyi di Balik Tradisi
Sabtu, 19 September 2026, 23.28 WITA

Uni Eropa Desak AS Cabut Larangan Visa untuk Delegasi Palestina
Sabtu, 19 September 2026, 23.27 WITA

Penembakan di Sekolah Menengah Filipina Tewaskan Tiga Orang
Sabtu, 19 September 2026, 23.27 WITA

Jule Tak Dituntut, Polisi Serahkan ke BNNP untuk Rehabilitasi
Sabtu, 19 September 2026, 23.26 WITA

Indonesia Perkenalkan Budaya di Resepsi Kemerdekaan di London
Sabtu, 19 September 2026, 23.25 WITA

45 Negara Dekati BRICS Meski Tekanan Barat Meningkat
Sabtu, 19 September 2026, 23.24 WITA

