Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sinergi Kemenko PM dan RRI Dorong UMKM Bangkit Melalui Pasar Rakyat

Program 1001 Pasar Rakyat di Bogor hadirkan 55 UMKM dan 100 pelaku usaha ikut workshop, bertujuan perkuat akses pasar dan kemandirian ekonomi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 23.24 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Sinergi Kemenko PM dan RRI Dorong UMKM Bangkit Melalui Pasar Rakyat📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menggelar kegiatan pemberdayaan ekonomi di Kabupaten Bogor dengan menggandeng Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia. Acara yang diselenggarakan pada Sabtu (19/9/2026) menjadi wadah sinergi antara lembaga pemerintah dan media publik untuk memperluas peluang pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional 1001 Pasar Rakyat yang dirancang untuk menghubungkan produk lokal dengan konsumen luas.

Sebanyak 55 pelaku UMKM terpilih berpartisipasi dalam bazar yang digelar secara langsung, sementara 100 pelaku lainnya mengikuti pelatihan optimalisasi media sosial. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga memperkuat kapasitas digital dan strategi pemasaran bagi usaha kecil. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa bazar bukan sekadar ajang promosi, melainkan puncak dari proses pemberdayaan yang dimulai dari pelatihan, pendampingan, hingga produksi.

Menurutnya, keberhasilan program ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha menjual produknya secara berkelanjutan. “Pasar adalah akhir dari proses pemberdayaan. Tanpa akses pasar, semua upaya pelatihan dan pendampingan tidak akan menghasilkan dampak ekonomi nyata,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa hasil dari pelatihan langsung berdampak pada peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Jaringan RRI yang tersebar di berbagai wilayah dinilai sebagai aset strategis untuk memperluas cakupan program. Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap program tidak berhenti pada pelatihan atau bantuan semata, tetapi berlanjut menjadi transformasi berkelanjutan. Dengan dukungan media publik, UMKM diharapkan mampu bersaing, memperluas jaringan distribusi, dan tumbuh secara mandiri.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya