Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BNN Dorong Pendidikan Inklusif Lewat Sekolah Rakyat di Lido

BNN memfasilitasi Sekolah Rakyat Rintisan di Lido sebagai bentuk kolaborasi nyata dengan Kementerian Sosial untuk memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
BNN Dorong Pendidikan Inklusif Lewat Sekolah Rakyat di Lido📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI secara konkret mendukung program pendidikan inklusif dengan menyerahkan fasilitas di Unit Deteksi K9 BNN, Lido, Bogor, sebagai tempat penyelenggaraan Sekolah Rakyat Rintisan. Langkah ini merupakan implementasi dari sinergi lintas kementerian yang ditandatangani oleh Kepala BNN, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, dan Menteri Ketenagakerjaan, sebagai respons terhadap arahan Presiden untuk memperluas kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemanfaatan fasilitas BNN sebagai tempat pendidikan menunjukkan bahwa sumber daya yang dimiliki lembaga negara dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan publik. Kepala BNN RI menegaskan bahwa kolaborasi bukan sekadar formalitas dalam nota kesepahaman, melainkan harus terwujud dalam aksi nyata di lapangan. Peninjauan langsung oleh pimpinan BNN, Kemensos, dan Kemenkes terhadap kesiapan ruang kelas dan fasilitas pendukung menjadi bukti komitmen bersama.

Sekolah Rakyat Rintisan di Lido menampung 50 peserta didik yang berasal dari keluarga desil 1 dan 2 di Kabupaten Bogor, terdiri atas 25 siswa SMP dan 25 siswa SMA, dengan rincian 26 laki-laki dan 24 perempuan. Semua peserta telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Bogor dan telah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama lima hari sejak 15 Agustus 2026. Selanjutnya, mereka akan mengikuti program matrikulasi selama dua minggu sebelum memasuki pembelajaran intensif.

Untuk menjamin kualitas pendidikan, sekolah ini didukung 18 guru tamu sebagai pengajar utama, serta 15 tenaga pendidik yang terdiri atas 10 wali asuh dan 5 wali asrama. Dukungan ini dimaksudkan untuk memberikan pendampingan holistik, baik secara akademik maupun sosial-emosional. Program ini tidak hanya menekankan penguatan kapasitas akademik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang mandiri, berintegritas, dan bebas dari narkoba.

Dengan dukungan dari berbagai kementerian dan lembaga, Sekolah Rakyat Rintisan di BNN Lido menjadi model kolaborasi strategis dalam membangun fondasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Harapannya, program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, di mana pendidikan menjadi jaminan bagi setiap anak, terlepas dari latar belakang ekonomi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak
Nasional

Direksi dan Komisaris MKNT Mundur Serentak

Empat pejabat utama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, termasuk dua komisaris dan dua direksi, mengundurkan diri secara bersamaan, menyusul kondisi pasar saham perusahaan yang stagnan di level Rp1.

14 September 2026

Berita Lainnya