BSI Gelar Lelang Serentak 2026 dengan 2.000 Aset Kompetitif
BSI menyelenggarakan GREAT BSI 2026 dengan 2.000 frekuensi lelang aset beragam dari rumah hingga gudang, melalui mekanisme resmi bersama DJKN dan ATR/BPN.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 19.31 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) resmi meluncurkan Program Gebyar Lelang Serentak (GREAT BSI) 2026, yang akan berlangsung dari 9 September hingga 12 Desember tahun ini. Program ini menawarkan sekitar 2.000 aset lelang dengan harga yang kompetitif, mencakup berbagai jenis properti seperti rumah tinggal, tanah kosong, ruko, apartemen, dan gudang. Tujuan utamanya adalah memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk memperoleh aset impian melalui proses yang transparan dan terjamin keamanannya.
Kolaborasi strategis dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menjadi fondasi utama pelaksanaan lelang. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di sejumlah kota seperti Banda Aceh, Jakarta, Bogor, Batam, Banten, Tangerang, Meulaboh, dan Bandung. Sinergi tersebut memastikan kelancaran proses hukum, kepastian hak milik, serta keterlibatan langsung instansi terkait dalam setiap tahapan lelang.
Sebagai bagian dari strategi perbaikan kualitas pembiayaan, GREAT BSI 2026 turut mendukung upaya pemulihan aset dan penurunan tingkat risiko kredit. Hingga semester pertama 2026, kinerja pembiayaan BSI menunjukkan kualitas yang sehat dengan tingkat Non Performing Finance (NPF) sebesar 1,80%. Program ini juga memperkuat jaringan dengan agen properti, balai lelang swasta, marketplace seperti Rumah123, serta berbagai saluran digital seperti situs resmi BSI, BYOND by BSI, ATM BSI, media sosial, dan platform publikasi cabang.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi diminta mengikuti tiga tahap utama: memilih aset melalui kanal informasi resmi BSI, menghubungi petugas pengelola aset via nomor yang tersedia, lalu mengikuti lelang secara langsung melalui mekanisme DJKN/KPKNL. BSI menegaskan agar masyarakat selalu memverifikasi informasi hanya melalui saluran resmi dan berhati-hati terhadap pihak yang menyamar sebagai perwakilan bank. Tujuan akhirnya adalah memastikan akses yang adil, aman, dan efisien bagi masyarakat dalam memperoleh aset, sekaligus memperkuat sinergi antara BSI, DJKN, dan ATR/BPN secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Siapkan Skema BPD Financing untuk Dorong Pembangunan Daerah
Menteri Keuangan mempersiapkan skema BPD Financing sebagai solusi pembiayaan inovatif untuk mendukung proyek pembangunan daerah tanpa beban fiskal langsung bagi pemerintah daerah.
14 September 2026

7.000 Kawasan Kumuh Masih Jadi Tantangan, AHY Soroti Penanganan Bertahap
Indonesia masih menghadapi 7.000 kawasan kumuh, dengan penurunan tipis dari 2025 ke 2026, sambil memperkuat pendekatan terpadu dan mitigasi bencana dalam penanganan.
14 September 2026

Rekonstruksi 3D Kuda Purba Buka Mata Ilmuwan
Tim peneliti China dan Amerika berhasil menghidupkan kembali penampilan kuda purba Equus ovodovi melalui rekonstruksi 3D berbasis DNA dan anatomi.
13 September 2026

Spider-Noir Tak Dilanjutkan, Proyek Kolaborasi Amazon-Sony Berlanjut
Serial Spider-Noir resmi berhenti setelah satu musim, meski meraih pencapaian tinggi dalam penontonan dan penghargaan, sementara proyek baru dari kemitraan Amazon dan Sony sedang dikembangkan.
11 September 2026
Berita Lainnya

Suahasil Dilantik, Pengusaha Optimistis Dorong Tumbuh Ekonomi 8%
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Suahasil Tegaskan Kelanjutan Kebijakan Keuangan Negara
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan, Tekankan Kredibilitas Institusi
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

Menkeu Dorong Perluasan Penindakan Rokok Ilegal
Senin, 14 September 2026, 19.33 WITA

IHSG Melemah Saat Peluncuran Bansos Digital Ditetapkan Oktober
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Suahasil Dilantik Jadi Menteri Keuangan, Tantangan Fiskal Makin Ketat
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Pergantian Menteri Keuangan Tak Ganggu Progres Whoosh
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA

Menteri PKP: BTN Dongkrak Ekosistem Perumahan Melalui KPP
Senin, 14 September 2026, 19.32 WITA


