Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

CUAN Tanggapi Sanksi OJK: Tidak Berdampak pada Operasional dan Keuangan

Emiten PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menyatakan sanksi OJK tidak berdampak material terhadap keuangan dan operasional, sekaligus menegaskan komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 75x dibuka
CUAN Tanggapi Sanksi OJK: Tidak Berdampak pada Operasional dan Keuangan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) secara resmi memberikan penjelasan terkait pemberian sanksi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap pihak-pihak terkait pelaksanaan penawaran umum saham. Perusahaan menegaskan bahwa denda yang dikenakan tidak ditujukan secara langsung kepada perseroan, melainkan kepada pihak-pihak yang terlibat sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing dalam proses penawaran saham. Hal ini disampaikan melalui keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Manajemen CUAN menegaskan bahwa kondisi keuangan perusahaan tetap stabil, dengan likuiditas dan kapasitas pendanaan yang cukup untuk menopang kegiatan operasional secara berkelanjutan. Dengan mempertimbangkan fakta bahwa sanksi tidak dikenakan langsung kepada perseroan, manajemen menyimpulkan bahwa dampak terhadap kinerja bisnis tidak bersifat material. Perusahaan tetap beroperasi normal dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal.

Terhadap potensi kewajiban hukum atau tindak lanjut lainnya, CUAN menyatakan akan terus memantau perkembangan dari OJK serta otoritas terkait. Hingga saat ini, perusahaan belum dapat memastikan adanya kewajiban tambahan di luar yang telah ditetapkan secara resmi. Namun, perseroan berkomitmen untuk memenuhi semua kewajiban yang berlaku sesuai peraturan perundang-undangan, serta segera mengungkapkan informasi material kepada BEI jika terjadi perubahan signifikan.

Sebagai bagian dari langkah perbaikan, CUAN akan memperkuat penerapan tata kelola perusahaan (GCG), meningkatkan pengendalian internal, serta meninjau ulang prosedur kepatuhan dan pengawasan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terulangnya pelanggaran serupa di masa depan. Perusahaan juga menegaskan bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada publik didasarkan pada fakta, dokumen resmi, dan perkembangan yang telah dikonfirmasi.

Dalam konteks pemberitaan media pada 16 Oktober 2026, CUAN menyatakan akan memberikan klarifikasi jika terdapat informasi yang tidak sesuai dengan keadaan resmi. Perusahaan menolak memberikan spekulasi dan akan menyampaikan keterbukaan informasi tambahan jika ditemukan fakta material. Hingga saat ini, tidak ada informasi tambahan yang perlu diungkapkan, kecuali ada perkembangan baru yang wajib dilaporkan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya