Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Danantara Tuntaskan Akuisisi Lahan dan Hotel di Makkah

Danantara Indonesia menyelesaikan akuisisi lahan 4,4 hektare dan hotel Novotel Thakher Makkah, menjadi fondasi pengembangan ekosistem haji dan umrah terpadu.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.21 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 96x dibuka
Danantara Tuntaskan Akuisisi Lahan dan Hotel di Makkah📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui entitas PT Danantara Investment Management (DIM) telah menuntaskan proses akuisisi lahan seluas 4,4 hektare di kawasan Thakher Makkah, setelah sebelumnya menyelesaikan serah terima Novotel Thakher Makkah pada 11 Agustus 2026. Transaksi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat peran Indonesia dalam layanan ibadah haji dan umrah, dengan fokus pada pengembangan akomodasi dan fasilitas pendukung terintegrasi.

Pengambilalihan aset ini mencakup hotel beroperasi yang memiliki kapasitas 1.461 kamar dan suite, dilengkapi dengan lahan yang siap dikembangkan sesuai rencana induk. Penyelesaian akuisisi lahan secara resmi terjadi pada 18 Oktober 2026, setelah sebelumnya disepakati dalam kesepakatan strategis dengan Thakher Development Company pada 14 Desember 2025. Langkah ini menjadi fondasi utama bagi ekosistem Kompleks Bait Jemaah yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pengalaman ibadah jemaah dari Indonesia dan negara lain.

Dalam pernyataan resmi, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menegaskan bahwa keberhasilan transaksi ini menandai komitmen serius dalam investasi jangka panjang di sektor perhotelan Makkah. Ia menekankan pentingnya pengelolaan aset dengan disiplin tinggi, serta pengembangan ekosistem yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, dan layanan pendukung lainnya. Pengembangan akan dilakukan secara bertahap bersama Al-Khomasiah, mitra lokal yang mendukung pelaksanaan transaksi dan kehadiran Danantara di Arab Saudi.

Pihak Thakher Development Company menyambut positif kehadiran investor pertama dari luar Arab Saudi yang memiliki aset di kawasannya, menilai hal ini sebagai bukti kepercayaan global terhadap potensi pengembangan Makkah. Faisal Shaker, CEO Thakher Development, menyebut proses dari penandatanganan hingga serah terima hak kepemilikan berlangsung dalam waktu 10 bulan, menunjukkan efisiensi dan kemitraan strategis. Ia menilai proyek ini sebagai model yang dapat direplikasi untuk menarik investor internasional.

Sementara itu, Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menyoroti nilai tambah dari integrasi aset beroperasi dengan lahan kosong yang memberi ruang ekspansi jangka panjang. Ia menekankan pendekatan terukur, berbasis kelayakan komersial dan regulasi, serta tata kelola yang hati-hati. Ammar Baroum dari Khomasiah Group menyatakan bahwa keberhasilan transaksi ini mencerminkan iklim investasi yang menarik di Arab Saudi, khususnya di sektor perhotelan, sejalan dengan visi Saudi Vision 2030.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya