Dosen UHO Keluar sebagai Pemenang Best Paper di Konferensi Nasional
Seorang dosen dari Universitas Halu Oleo berhasil meraih penghargaan Best Paper pada ajang konferensi nasional tahun 2026 berkat karya ilmiah berbobot yang mengangkat isu penting dalam pengelolaan sumber daya alam.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 13 September 2026, 19.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibukaKendari, ıNarasikita - Seorang akademisi dari Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil menorehkan prestasi internasional di kancah akademik nasional dengan meraih penghargaan Best Paper pada Konferensi Nasional Komite Nasional Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (KNPPM) tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas karya penelitiannya yang menyoroti keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya dalam konteks mitigasi dampak eksploitasi sumber daya mineral.
Karya ilmiah yang menjadi andalan dalam ajang tersebut menggabungkan data lapangan dengan analisis kebijakan publik, menawarkan model pengelolaan berkelanjutan yang dapat diadopsi oleh pemerintah daerah. Penelitian ini dianggap relevan dan inovatif karena menyajikan pendekatan berbasis komunitas yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa penelitian lokal mampu bersaing di tingkat nasional dengan standar ilmiah tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, dosen tersebut menyampaikan bahwa tujuan utama penelitiannya adalah menciptakan kerangka kebijakan yang tidak hanya memperhatikan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat adat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam merancang kebijakan yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penyusunan regulasi pengelolaan sumber daya alam di tingkat provinsi dan nasional.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga mencerminkan komitmen UHO dalam mendorong penelitian berkualitas yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah. Dengan penghargaan ini, dosen tersebut menegaskan bahwa riset yang berakar pada konteks lokal memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi besar terhadap isu-isu nasional dan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Seniman Husen Bikin Monumen Layang-layang Tradisional dari Muna
Seniman Husen membuat monumen layang-layang tradisional khas Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
13 September 2026

Mall Kendari Sedikit Lagi Akan Menjadi Kenangan Warga Kendari
Warga Kota Kendari mulai merindukan keberadaan Mall Kendari yang hampir menjadi kenangan.
13 September 2026
Wali Kota Dorong Sinergi dengan KNPI untuk Percepat Pembangunan
Wali Kota Kendari mengajak KNPI Kendari berkolaborasi sebagai mitra strategis dalam mempercepat pembangunan dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
13 September 2026
Warga Kendari Diminta Tertibkan Administrasi Kependudukan
Pemerintah Kota Kendari gencar dorong warga perbaiki dokumen kependudukan demi optimalisasi pemanfaatan Kartu Identitas Kependudukan.
13 September 2026
Berita Lainnya

Kenzi, Karateka Cilik Perwakilan Dojo Kendari Permai
Minggu, 13 September 2026, 21.00 WITA

Elektrifikasi Alat Berat Dorong Efisiensi Pertambangan
Minggu, 13 September 2026, 19.38 WITA

Singapura Perkuat Kesiapan Sosial Hadapi Ancaman Terorisme
Minggu, 13 September 2026, 19.37 WITA

Knaken Dinyatakan Pailit, Dana Nasabah Rp143 Miliar Hilang
Minggu, 13 September 2026, 19.36 WITA

5 Tahun Integrasi, UMi Dorong 2,3 Juta UMKM Naik Kelas
Minggu, 13 September 2026, 19.36 WITA

Mantan Menteri Dihukum karena Suap Visa, Brankas Rp3 Miliar Ditemukan
Minggu, 13 September 2026, 19.35 WITA

17 Tahun Indonesia Eximbank Perkuat Ekspor Nasional
Minggu, 13 September 2026, 19.35 WITA

Pembiayaan Digital Gunakan Nomor HP sebagai Penilaian Kredit
Minggu, 13 September 2026, 19.35 WITA


