Minggu, 13 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

WR155R Jaga Stabilitas Pasar di Segmen Trail

Yamaha menegaskan WR155R tetap stabil di pasar meski pangsa konsumen terbatas, didukung spesifikasi kuat dan fleksibilitas penggunaan harian maupun offroad.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 13 September 2026, 11.49 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
WR155R Jaga Stabilitas Pasar di Segmen Trail📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengungkapkan bahwa pasar motor trail WR155R di Tanah Air memang tidak sebesar model lain, namun performanya tetap konsisten. Menurut pernyataan manajer public relations YRA & Community YIMM, Rifkie Maulana, meskipun jumlah konsumen terbatas, penjualan motor ini tetap stabil karena memenuhi kebutuhan spesifik pengguna, terutama bagi pecinta aktivitas offroad dan lintasan.

Motor ini dibekali mesin 155 cc berteknologi liquid cooled dan Variable Valve Actuation (VVA), mampu menghasilkan tenaga puncak 12,3 kW pada 10.000 rpm serta torsi 14,3 Nm di putaran 6.500 rpm. Dengan performa tersebut, WR155R mampu menaklukkan medan berbeda, termasuk jalur nonaspal, sehingga menjadi pilihan utama bagi penggemar adventure dan hobi berkendara di luar aspal.

Secara desain, WR155R menawarkan fleksibilitas penggunaan. Selain digunakan untuk kegiatan offroad, motor ini juga populer sebagai kendaraan lifestyle yang dapat dimodifikasi sesuai selera pengendara. Konsumen yang menggunakannya bervariasi, mulai dari kalangan muda hingga pengguna lebih matang yang menekuni hobi offroad. Keberadaan suspensi depan telescopic 41 mm dan belakang monocross yang bisa disesuaikan tingkat kekakuan, turut menambah nilai guna untuk berbagai kondisi jalan.

Penggunaan ban dual purpose pada pelek alumunium, rangka semi double cradle, serta sistem pengereman cakram bergelombang, semakin memperkuat daya tahan dan kenyamanan saat berkendara. Dengan harga on the road Jakarta Rp41,275 juta, WR155R menawarkan nilai lebih sebagai motor harian sekaligus rekan perjalanan ekstrem.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya