Juicy Luicy Batal Tampil di Batam karena Ketidakpastian Penyelenggara
Band Juicy Luicy membatalkan penampilan di Batam karena penyelenggara gagal memenuhi kesepakatan mulai dari pelunasan hingga kelengkapan tiket dan akomodasi.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 13 September 2026, 11.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Band musik Juicy Luicy resmi membatalkan penampilan mereka dalam acara XYZ Liveground di Batam, setelah sebelumnya mengalami keterlambatan dalam penyelesaian administrasi dan pembayaran dari pihak penyelenggara. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui media sosial, band ini menjelaskan bahwa seluruh proses koordinasi berjalan tidak sesuai kesepakatan awal, terutama terkait pelunasan biaya tampil yang baru tuntas 18 jam sebelum waktu keberangkatan.
Kondisi ini diperparah dengan belum diterimanya tiket pesawat, dokumen perjalanan, maupun bukti penginapan sesuai kesepakatan. Tim band, yang berada di Bandung, harus mempertimbangkan keberangkatan dengan ketidakpastian tinggi, terutama karena jadwal penerbangan yang hanya diketahui secara tidak resmi. Sejumlah upaya komunikasi terus dilakukan sejak tujuh hari sebelum acara, namun respons dari pihak penyelenggara terus tertunda atau tidak kunjung muncul.
Dalam klarifikasi yang disusun dalam bentuk carousel di Instagram, Juicy Luicy menegaskan bahwa mereka selalu mengikuti prosedur yang disepakati, namun pihak penyelenggara justru tidak menepati komitmen. Band menekankan bahwa kejadian ini sangat berbeda dari pengalaman selama bertahun-tahun bekerja sama dengan ratusan penyelenggara lain, yang umumnya menjaga konsistensi dan kepercayaan dalam kerja sama.
Pernyataan band juga membantah tudingan terkait kelebihan bagasi sebagai alasan utama pembatalan. Fakta menunjukkan bahwa masalah kelebihan bagasi justru dialami oleh performer lain, yang berhasil diselesaikan melalui mekanisme pengembalian biaya. Juicy Luicy menegaskan bahwa mereka tidak pernah menolak kewajiban logistik, tetapi tidak mampu mengambil risiko tanpa kepastian dari pihak penyelenggara.
Dengan alasan keamanan, kredibilitas, dan kualitas pertunjukan, band memilih untuk tidak tampil. Mereka berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi penyelenggara acara lain agar lebih transparan dan bertanggung jawab dalam menjalankan kerja sama profesional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dodhy Umumkan Pembubaran Kangen Band Akibat Kezaliman
Gitaris Kangen Band, Dodhy, secara resmi mengumumkan pembubaran band karena adanya kezaliman dalam struktur internal, sekaligus melarang eks personel menggunakan lagu ciptaannya.
13 September 2026

Celine Dion Siap Hadirkan 26 Konser di Paris Setelah Pemulihan dari Penyakit Langka
Penyanyi legendaris Celine Dion kembali tampil di panggung setelah hiatus panjang akibat Stiff Person Syndrome, dengan residensi 26 pertunjukan di Paris mulai 12 September 2026.
12 September 2026

Andika Mahesa Tunggu Penjelasan Resmi soal Pembubaran Kangen Band
Vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, mengaku belum mengetahui alasan pasti pembubaran grup yang diumumkan lewat media sosial oleh pendiri band, Dodhy Hardiyanto.
12 September 2026

Dodhy Umumkan Bubar, Larang Eks Anggota Bawakan Lagu Ciptaannya
Gitaris dan pendiri Kangen Band, Dodhy Hardiyanto, mengumumkan pembubaran band melalui media sosial dengan larangan keras bagi eks personel membawakan lagu ciptaannya.
12 September 2026
Berita Lainnya

WR155R Jaga Stabilitas Pasar di Segmen Trail
Minggu, 13 September 2026, 11.49 WITA

Hilux Rangga Siap Dukung Berbagai Sektor Usaha
Minggu, 13 September 2026, 11.48 WITA
Xiaomi 18 Fold Resmi Meluncur di Pasar Tiongkok
Minggu, 13 September 2026, 11.41 WITA

Mobil Liar Tabrak Siswa di Depan Sekolah, 6 Korban Luka
Minggu, 13 September 2026, 11.36 WITA

Modal Rp300 Juta untuk Buka Gerai Indomaret
Minggu, 13 September 2026, 11.35 WITA

Lima Tanda Kehidupan Ekonomi Terbatas di Masyarakat
Minggu, 13 September 2026, 11.34 WITA
Hubungan Prabowo-Jokowi Terancam Retak Akibat Pemangkasan Kelompok "Gang Solo
Minggu, 13 September 2026, 11.21 WITA

80 Hektare HPT Terbakar, Satu Orang Ditetapkan Tersangka di Kolaka Timur
Minggu, 13 September 2026, 11.20 WITA


