Minggu, 13 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dodhy Umumkan Pembubaran Kangen Band Akibat Kezaliman

Gitaris Kangen Band, Dodhy, secara resmi mengumumkan pembubaran band karena adanya kezaliman dalam struktur internal, sekaligus melarang eks personel menggunakan lagu ciptaannya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 13 September 2026, 11.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Dodhy Umumkan Pembubaran Kangen Band Akibat Kezaliman📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gitaris Kangen Band, Dodhy Hardiyanto, mengumumkan secara resmi pembubaran grup musik pop melayu yang telah dibentuk sejak 4 Juli 2005. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menyatakan keputusan tersebut diambil karena adanya kezaliman yang telah lama dirasakan. Ia menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk kesadaran penuh sebagai pendiri dan pemimpin utama band.

Dodhy menekankan larangan keras bagi mantan anggota maupun pihak manajemen untuk menggunakan lagu-lagu yang diciptakannya, termasuk dalam pertunjukan atau kegiatan publik. Ia menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas perjalanan panjang bersama, namun menegaskan bahwa kezaliman yang terjadi telah melebihi batas toleransi. Unggahan tersebut dilengkapi foto lengkap personel Kangen Band yang telah diedit dengan tulisan "BUBAR" di bagian bawah.

Sejak berdiri, Dodhy telah menciptakan puluhan lagu yang menjadi andalan Kangen Band, termasuk hits seperti "Tentang Aku, Kau dan Dia", "Selingkuh", "Tentang Bintang", dan "Yolanda". Bersama band ini, ia telah merilis enam album penuh dan lebih dari 20 single. Meski demikian, kiprah Kangen Band tetap aktif hingga pertengahan 2026, termasuk tampil dalam Festacation 1.0 di Bali pada akhir Agustus lalu.

Keputusan Dodhy menimbulkan dampak signifikan terhadap jadwal manggung personel lain, terutama vokalis Andika Mahesa. Ia baru mengetahui kabar pembubaran melalui media sosial dan menyatakan belum mengetahui alasan pastinya. Andika mengungkapkan akan segera mengadakan pertemuan dengan seluruh personel untuk membahas situasi terkini dan menunggu penjelasan dari pihak terkait.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya