El Nino Mencatat Suhu Laut Tertinggi, Sebelum Puncaknya Tiba
El Nino menunjukkan intensitas luar biasa dengan suhu laut di Pasifik mencapai rekor 29,70 derajat Celsius, meski belum mencapai puncak pada Desember.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 31x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Suhu permukaan laut di wilayah pemantauan El Nino, khususnya zona Nino3.4, telah mencapai 29,70 derajat Celsius pada bulan September, menjadi yang tertinggi dalam sejarah pencatatan. Fenomena ini terjadi sebelum El Nino mencapai puncaknya yang diperkirakan terjadi pada Desember mendatang, menandakan kekuatan luar biasa yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam rentang pengamatan modern. Peningkatan suhu ini menjadi indikator utama dari perubahan iklim global yang semakin memburuk.
Perubahan suhu laut yang ekstrem ini diperkirakan akan memperparah pola cuaca ekstrem, seperti kemarau panjang di sejumlah wilayah dan banjir bandang di daerah lain. Badan Meteorologi Jepang melaporkan bahwa suhu di area pemantauan telah melampaui normal hingga 4 derajat Celsius, menandai intensitas terkuat yang pernah tercatat. Data dari Layanan Perubahan Iklim Uni Eropa Copernicus menunjukkan bahwa kondisi ini terjadi meski belum memasuki fase puncak, mengindikasikan potensi dampak yang lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.
Suhu rata-rata global pada bulan September mencapai 21,05 derajat Celsius, melampaui rekor sebelumnya di 2023 yang sebesar 20,92 derajat Celsius. Suhu udara permukaan rata-rata juga mencapai 16,27 derajat Celsius, atau 1,63 derajat Celsius lebih tinggi dari rata-rata pra-industri (1850–1900). Ini menunjukkan bahwa dunia telah memasuki periode suhu tinggi yang berkelanjutan, dengan risiko terus meningkat seiring berlanjutnya El Nino dan pemanasan global.
Meskipun masih sulit memastikan apakah El Nino saat ini adalah yang paling kuat sepanjang sejarah karena pengaruh pemanasan global yang memengaruhi data historis, para ilmuwan menegaskan bahwa intensitasnya sangat tinggi dan berpotensi memicu rekor suhu global baru. Direktur Copernicus, Carlo Buontempo, menyatakan bahwa dunia telah memasuki fase baru di mana suhu di atas 1,5 derajat Celsius terus terjadi, dan kemungkinan besar akan berlanjut hingga 2027 jika tidak ada intervensi efektif.
Peningkatan suhu global yang diakselerasi oleh El Nino menekankan urgensi pengurangan emisi gas rumah kaca dari bahan bakar fosil. Meskipun El Nino adalah fenomena alam yang terjadi secara periodik, kekuatannya saat ini terasa lebih ekstrem karena dampak jangka panjang dari perubahan iklim. Tanpa langkah mitigasi yang signifikan, risiko krisis iklim semakin tinggi, termasuk kerentanan terhadap bencana alam dan gangguan ekosistem global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

