Era Transformasi, BPD Diminta Kuatkan Daya Tahan dan Digitalisasi
Bank Daerah dihadapkan pada tantangan kompleks, mulai dari regulasi baru hingga dinamika digital, sehingga perlu adaptasi cepat dan strategi resiliensi yang solid.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 12.21 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 98x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Industri perbankan daerah kini berada di tengah transisi berat, di mana tekanan eksternal dan perubahan regulasi menuntut penyesuaian mendalam. Komisaris Independen Bank Jatim, M. Mas'ud Said, menekankan bahwa model bisnis konvensional tidak lagi cukup untuk mempertahankan posisi BPD dalam lingkungan yang kian dinamis. Ia menilai, keberhasilan institusi keuangan daerah kini ditentukan oleh kemampuan mengelola risiko, mengakselerasi digitalisasi, serta menjaga efisiensi operasional tanpa mengorbankan kinerja.
Sebanyak 27 BPD di seluruh Indonesia diharapkan mampu menjawab tekanan eksternal yang beragam, mulai dari ancaman siber hingga ketidakpastian ekonomi global. Di tengah ini, penerapan amandemen Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) tahun 2026 menjadi kunci penting. Perubahan ini tidak hanya menyangkut perbankan, tetapi juga berkaitan dengan 10 regulasi lintas sektor, termasuk KUHP dan kebijakan energi, yang memperbesar kompleksitas hukum yang harus dihadapi.
Mas'ud menyoroti perlunya kepastian hukum yang adil bagi para profesional perbankan, terutama dalam membedakan keputusan strategis dari tindakan yang merugikan. Tanpa perlindungan hukum yang jelas, keberanian mengambil risiko akan menurun, padahal kecepatan respons pasar saat ini menuntut keberanian. Amandemen UU P2SK juga dimaksudkan untuk memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, OJK, dan LPS, serta menyediakan kerangka regulasi yang mendukung pertumbuhan lembaga keuangan digital dan aset kripto.
Di sisi lain, BPD dihadapkan pada tantangan operasional yang kian rumit, termasuk risiko kepatuhan hukum, reputasi, dan kredit di sektor UMKM serta ekonomi riil. Kepemimpinan yang adaptif, transformasi digital yang menyeluruh, serta penguatan infrastruktur siber menjadi syarat utama untuk membangun ketahanan. Mas'ud menegaskan bahwa resiliensi bukan sekadar bertahan, tetapi mampu beradaptasi, pulih, dan bahkan tumbuh lebih kuat di tengah krisis.
Penting pula memperhatikan isu sensitif seperti pengelolaan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berpotensi dialihkan ke bank Himbara atau Koperasi Desa Merah Putih. Keterlambatan meski dalam hitungan jam bisa memicu ketidakpuasan besar, sehingga diperlukan sistem dan SDM yang siap. BPD diminta tidak hanya menjalankan fungsi perbankan tradisional, tetapi menjadi pusat ekosistem pembayaran digital lokal, dengan mengintegrasikan layanan pajak, retribusi, dan transaksi pasar tradisional. Dengan menguasai sirkulasi keuangan daerah, BPD diyakini mampu menjaga likuiditas meski terjadi perubahan skema pembayaran.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

