Guterres Ajak Reformasi PBB untuk Kepentingan Global
Sekjen PBB menekankan pentingnya reformasi sistem multilateral guna memperkuat partisipasi negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam pengambilan keputusan global.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 92x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menegaskan urgensi transformasi institusi internasional dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir, di Jakarta. Ia menyoroti ketimpangan representasi dalam struktur kelembagaan global, khususnya di Dewan Keamanan dan sistem keuangan internasional, yang belum mencerminkan perubahan dinamika geopolitik dan ekonomi dunia saat ini. Menurut Guterres, keberadaan negara berkembang seperti Indonesia harus diperkuat dalam forum multilateral sebagai bagian dari upaya menciptakan sistem yang lebih adil dan responsif.
Guterres menyebut Indonesia sebagai aktor penting dalam menjaga stabilitas dan kemitraan global, khususnya sebagai penghubung antarnegara berkembang. Ia menekankan bahwa sistem multilateral perlu lebih inklusif agar mampu menjawab tantangan modern seperti perubahan iklim, perkembangan teknologi kecerdasan buatan, serta ketidaksetaraan dalam akses pendanaan pembangunan. Reformasi, menurutnya, bukan untuk melemahkan PBB, melainkan memastikan organisasi tetap relevan dan efektif dalam menyelesaikan krisis global.
Dalam kesempatan tersebut, Guterres juga menyoroti krisis di sejumlah wilayah, termasuk Gaza, Ukraina, Sudan, dan Myanmar, serta menekankan pentingnya pelaksanaan rencana perdamaian Gaza dan pelestarian solusi dua negara untuk Palestina. Ia mengapresiasi posisi Indonesia yang konsisten mendukung hak rakyat Palestina atas kemerdekaan. Selain itu, ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian PBB, dengan hampir 2.000 personel yang bertugas di tujuh misi di berbagai belahan dunia.
Menteri Luar Negeri Tata menegaskan bahwa Indonesia tetap komitmen terhadap prinsip multilateralisme, bahkan di tengah tantangan kompleks. Ia menekankan bahwa reformasi PBB harus bertujuan meningkatkan kinerja, bukan merusak struktur. Indonesia, kata dia, akan aktif mendorong representasi yang lebih adil di Dewan Keamanan, termasuk melalui upaya pencalonan sebagai anggota tidak tetap periode 2029–2030. Ia juga menegaskan kembali dukungan terhadap solusi dua negara dan komitmen untuk terus berpartisipasi dalam misi perdamaian serta agenda global lainnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

