Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Anjlok 3,64% ke Level 4.996 di Penutupan Senin

Indeks saham utama Indonesia turun signifikan 188,49 poin atau 3,64% ke posisi 4.996 pada akhir perdagangan Senin, didorong tekanan dari sektor barang baku dan dominasi saham merah.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 85x dibuka
IHSG Anjlok 3,64% ke Level 4.996 di Penutupan Senin📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (19/10) di level 4.996, mengalami penurunan tajam sebesar 188,49 poin atau 3,64% dibandingkan penutupan sebelumnya. Gerakan turun ini mencerminkan tekanan menjelang akhir sesi, dengan volume perdagangan mencapai 33,93 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp25,06 triliun. Pergerakan pasar menunjukkan dominasi penurunan, di mana sebagian besar instrumen saham mengalami koreksi.

Dari total saham yang diperdagangkan, 656 saham tercatat melemah, 100 saham menguat, dan 43 lainnya stagnan. Semua sektor indeks mengalami penurunan, dengan sektor barang baku menjadi yang paling terdampak, merosot hingga 4,57%. Pergerakan ini menjadi cerminan dari sentimen pasar yang cenderung defensif menjelang akhir pekan.

Di tingkat regional, kinerja bursa Asia menunjukkan kecenderungan bervariasi. Indeks Hang Seng Composite di Hong Kong menguat 0,52%, sementara indeks Shanghai Composite naik 0,39%. Namun, indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,62% dan indeks Straits Times di Singapura melemah 0,11%. Di Eropa, pasar kompak bergerak turun, dengan indeks DAX Jerman terkoreksi 1,08% dan FTSE 100 Inggris turun 0,95%.

Di pasar Amerika, tekanan juga terasa kuat. Indeks S&P 500 tergelincir 1,09%, NASDAQ Composite merosot 2,15%, dan Dow Jones mengalami penurunan 0,34%. Pergerakan ini menunjukkan keterkaitan pasar global yang terus berdampak pada likuiditas dan sentimen investor domestik, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya