Gaya Kepemimpinan Luthfi Dapat Pujian Akademisi
Akademisi menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi humanis, kolaboratif, dan berbasis solusi, dengan keterlibatan perguruan tinggi dalam perumusan kebijakan daerah.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendapatkan apresiasi dari sejumlah akademisi ilmu sosial dan politik atas pendekatannya dalam memimpin daerah. Penilaian positif ini muncul setelah acara Welcoming Dinner Forum Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia (Fordekiis) di Semarang, yang menyoroti keterbukaan Luthfi terhadap masukan dari akademisi dan kerja sama institusi pendidikan tinggi dalam penyelesaian isu publik.
Finnah Fourqoniah, Dekan FISIP Universitas Mulawarman, menyampaikan bahwa Luthfi menunjukkan pemahaman mendalam terhadap realitas sosial di Jawa Tengah. Ia menekankan bahwa pemimpin yang efektif harus mampu mengidentifikasi persoalan masyarakat secara akurat dan merancang program yang langsung menangani akar permasalahan. Menurutnya, kepekaan ini jarang ditemui di daerah lain, sehingga menjadi model yang layak ditiru.
Wawan Mas’udi, Ketua Fordekiis dan mantan Dekan FISIP UGM, menilai gaya kepemimpinan Luthfi mencerminkan prinsip pemerintahan kolaboratif. Ia menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menyusun kebijakan, karena lembaga akademik memiliki kapasitas riset, inovasi, dan keahlian yang bisa menginspirasi solusi nyata. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tidak hanya melibatkan akademisi, tetapi juga dunia usaha dan masyarakat sipil untuk memperkuat pendekatan pembangunan berkelanjutan.
Supriadi Torro, Dekan FISIP Universitas Negeri Makassar, menilai pemaparan Luthfi menunjukkan kepemimpinan yang terukur dan berfokus pada penyelesaian masalah. Ia menyambut baik pendekatan yang menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas, serta peran perguruan tinggi sebagai pengamat dan penentu arah kebijakan. Sejalan dengan itu, Pemprov Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan 123 perguruan tinggi untuk program seperti KKN tematik, pendampingan desa, pendataan rumah tak layak huni, penanganan stunting, dan desalinasi.
Pendekatan ini dianggap krusial dalam menghadapi tantangan seperti banjir rob di wilayah pesisir, ketersediaan tenaga kerja siap pakai, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Luthfi menegaskan bahwa solusi pembangunan yang berkelanjutan harus melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk ilmu sosial dan politik, untuk memastikan kebijakan tidak hanya efisien tetapi juga inklusif dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ancol Tantang Rekor MURI Lewat Estafet Renang 24 Jam dan Bendera Merah Putih 360 Meter
Atlantis Water Adventure Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI dalam perayaan Hari Renang Sedunia, melibatkan estafet renang nonstop dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
24 Oktober 2026

Bedah Rumah di Kampung Ambon Dorong Pemulihan Secara Komprehensif
Program bedah rumah di Kampung Ambon menjadi strategi integratif untuk menekan peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
24 Oktober 2026

Dua Wakil Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters 2026
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tersingkir dari semifinal Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari lawan dari Hong Kong dan China.
24 Oktober 2026

Anak-anak Dibekali Pengetahuan Medis di Hari Dokter Nasional
Tiga puluh anak di Bogor mengikuti edukasi profesi medis dalam peringatan Hari Dokter Nasional 2026 untuk membangun pemahaman dini dan mengurangi ketakutan terhadap perawatan kesehatan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

