Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Turun Tipis ke Level 6.534 di Akhir Sesi Senin

Indeks saham utama Indonesia sedikit melemah ke 6.534 pada penutupan perdagangan Senin, dengan mayoritas saham mengalami koreksi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
IHSG Turun Tipis ke Level 6.534 di Akhir Sesi Senin📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di posisi 6.534 pada penutupan perdagangan Senin (14/9), mengalami penurunan 6,68 poin atau 0,1 persen dibandingkan sesi sebelumnya. Gerakan negatif ini tercermin dari aktivitas pasar yang menunjukkan dominasi saham turun dalam komposisi pergerakan harian. Transaksi pasar mencapai nilai Rp17,91 triliun dengan volume perdagangan mencapai 34,9 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,11 juta kali.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 429 mengalami penurunan harga, sementara 219 saham menguat dan 141 lainnya stagnan. Delapan dari 11 sektor utama mengalami penurunan, dengan sektor kesehatan menjadi yang paling terdampak, turun 2,15 persen. Kinerja sektor-sektor lain seperti pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur juga berada di zona merah, menekan kinerja indeks secara keseluruhan.

Di kawasan Asia, pergerakan bursa terpantau bervariasi. Indeks Hang Seng Composite di Hong Kong menguat 0,45 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite di China melemah 0,07 persen. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,81 persen, sementara indeks Straits Times di Singapura naik 0,31 persen. Di Eropa, pasar mengalami pergerakan beragam, dengan indeks DAX Jerman melemah 0,65 persen, sementara FTSE 100 Inggris melanjutkan kenaikan 0,50 persen.

Di Amerika Serikat, bursa saham bergerak positif secara dominan. Indeks S&P 500 menguat 0,86 persen, NASDAQ Composite melanjutkan kenaikan 0,96 persen, dan Dow Jones naik 0,98 persen. Pergerakan ini menunjukkan kembali sentimen optimistis terhadap ekonomi global meskipun pasar Indonesia mengalami tekanan di akhir sesi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya