Impor Baja Lapis Seng China Melonjak, Industri Dalam Negeri Terancam
Penyelidikan antidumping atas impor baja lapis seng asal China dimulai setelah tercatat lebih dari 2 juta ton masuk ke Indonesia antara 2023 hingga 2025, mengancam kelangsungan industri lokal.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 22.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) resmi memulai penyelidikan terhadap impor baja lapis seng (BJLS) dari China setelah temuan data menunjukkan lonjakan volume yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Dari total impor BJLS ke Indonesia sebesar 2.562.407 metrik ton selama periode 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2025, sekitar 81 persen berasal dari China, mencapai 2.075.801 MT. Angka ini menjadi dasar bagi KADI untuk mengambil langkah hukum guna melindungi industri dalam negeri dari praktik perdagangan tidak sehat.
Temuan tersebut muncul berdasarkan kajian awal terhadap kecukupan dan keakuratan bukti yang mengindikasikan adanya dampak negatif terhadap produksi lokal. Ketua KADI, Frida Adiati, menyatakan bahwa peningkatan impor tersebut telah menyebabkan kerugian serius bagi pelaku industri dalam negeri. Langkah penyelidikan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan resmi yang diajukan oleh dua perusahaan produsen dalam negeri, yakni PT Tata Metal Lestari dan PT Arcelormittal Nippon Steel Indonesia.
Penyelidikan akan dilaksanakan selama periode maksimal 12 bulan, dengan opsi perpanjangan hingga 18 bulan jika diperlukan. Proses ini berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 mengenai tindakan antidumping, imbalan, dan pengamanan perdagangan. KADI telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada semua pihak terkait, termasuk produsen dan eksportir BJLS asal China yang diketahui, importir, serta industri dalam negeri yang terdampak.
Selain itu, pemberitahuan juga disampaikan kepada perwakilan pemerintah China di Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di China sebagai bagian dari prosedur internasional. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut tentang proses penyelidikan dapat menghubungi KADI melalui Kementerian Perdagangan. Tujuan utamanya adalah menjamin keadilan dalam perdagangan dan menjaga keberlanjutan industri baja lokal di tengah tekanan impor masif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga iPhone di Indonesia: Bukan Hanya Soal Pajak
Perbedaan harga iPhone di Indonesia disebabkan oleh kombinasi faktor teknis, regulasi, dan strategi bisnis, bukan semata-mata pajak tinggi.
15 September 2026

Trump dan Huang Dorong Percepatan AI Tanpa Regulasi Berlebihan
Presiden AS Donald Trump dan CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan bahwa kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan adalah hoaks, sekaligus menekankan potensi ekonomi besar dari pusat data dan industri AI.
15 September 2026

Purbaya Serahkan Jabatan, Air Baltic Ajukan Kebangkrutan
Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan tugas sebagai Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara, sementara Air Baltic mengajukan perlindungan hukum di AS untuk kelola utang USD 405 juta.
15 September 2026

Asing Jual Saham ANTM hingga Rp209 Miliar di Tengah Perubahan Menteri Keuangan
Investor asing catatkan net sell Rp337,4 miliar pada 14 September 2026, dengan Aneka Tambang jadi saham paling banyak dilepas.
15 September 2026
Berita Lainnya

Chery Perkenalkan Robot Keamanan dan Perawat di IFA 2026
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

BYD Siap Uji Coba Mobil Baterai Solid-State Tahun Depan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

iPhone, Mac, dan Apple Watch Terintegrasi untuk Produktivitas Maksimal
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

MacBook Unggul di Efisiensi, Integrasi, dan Keamanan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

Menghidupkan Kenangan 80-an Lewat AI dalam Satu Perintah
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Lima Tantangan Strategis Sektor Tambang di Depan Mata
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

29 Kg Emas Ilegal Digagalkan di Empat Bandara Nasional
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

Cadangan Batu Bara PTBA Masih Terbatas, Posisi Produksi di Papan Tengah
Selasa, 15 September 2026, 22.37 WITA


