Purbaya Sebut Rotasi Pejabat Picu Pemecatan
Menteri Keuangan periode 2025–2026, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan perombakan ratusan pejabat menjadi salah satu alasan pencopotannya, meski menegaskan tidak ada konflik internal.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 22.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Menteri Keuangan periode 2025–2026, menyatakan bahwa keputusannya melakukan rotasi besar-besaran terhadap struktur jabatan di Kementerian Keuangan beberapa hari sebelum pensiun dini turut berkontribusi pada penggantian posisinya. Rotasi yang dilakukan pada Kamis (10/9) menjangkau sekitar 50 pejabat eselon II dan 350 pejabat eselon III, mencakup berbagai unit strategis seperti Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta lembaga fungsional dan perusahaan milik negara yang berada di bawah naungan kementerian.
Ia menjelaskan bahwa langkah perombakan tersebut dilakukan dalam konteks transformasi organisasi untuk mempercepat efisiensi dan akuntabilitas sistem keuangan negara. Namun, menurut Purbaya, keputusan tersebut kemudian menjadi pertimbangan dalam penentuan pergantian jabatannya. "Sebagian iya (karena perombakan pejabat tersebut)," ujarnya saat hadir dalam acara serah terima jabatan di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (15/9).
Purbaya menolak tudingan adanya ketegangan atau konflik dengan jajaran bawahannya di Kemenkeu. Ia menegaskan bahwa pergantian menteri merupakan kebijakan mutlak yang berada dalam wewenang presiden. "Enggak ada gesekan. Yang jelas itu hak prerogatif presiden, dan sudah diputuskan sejak setahun lalu," tegasnya. Ia menilai masa jabatannya cukup layak, baik dari sisi kinerja maupun keterlibatan dalam reformasi kebijakan fiskal.
Dalam kesempatan serah terima jabatan kepada Suahasil Nazara, Purbaya menyampaikan sambutan yang sangat singkat—hanya sekitar 51 kata. Ia menyampaikan terima kasih atas kerja sama selama setahun terakhir dan menyerahkan tanggung jawab ke depan kepada pejabat baru. "Bagi saya hari ini adalah momentum... Saya pikir kepanjangan. Jadi... Kalau waktu itu saya datang boleh ngomong panjang, karena untuk menciptakan optimisme. Kalau sekarang saya akan serahkan ke Bapak Suahasil ke depannya. Jadi saya ngomong pendek saja, terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," ujarnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga iPhone di Indonesia: Bukan Hanya Soal Pajak
Perbedaan harga iPhone di Indonesia disebabkan oleh kombinasi faktor teknis, regulasi, dan strategi bisnis, bukan semata-mata pajak tinggi.
15 September 2026

Trump dan Huang Dorong Percepatan AI Tanpa Regulasi Berlebihan
Presiden AS Donald Trump dan CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan bahwa kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan adalah hoaks, sekaligus menekankan potensi ekonomi besar dari pusat data dan industri AI.
15 September 2026

Purbaya Serahkan Jabatan, Air Baltic Ajukan Kebangkrutan
Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan tugas sebagai Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara, sementara Air Baltic mengajukan perlindungan hukum di AS untuk kelola utang USD 405 juta.
15 September 2026

Asing Jual Saham ANTM hingga Rp209 Miliar di Tengah Perubahan Menteri Keuangan
Investor asing catatkan net sell Rp337,4 miliar pada 14 September 2026, dengan Aneka Tambang jadi saham paling banyak dilepas.
15 September 2026
Berita Lainnya

Chery Perkenalkan Robot Keamanan dan Perawat di IFA 2026
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

BYD Siap Uji Coba Mobil Baterai Solid-State Tahun Depan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

iPhone, Mac, dan Apple Watch Terintegrasi untuk Produktivitas Maksimal
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

MacBook Unggul di Efisiensi, Integrasi, dan Keamanan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

Menghidupkan Kenangan 80-an Lewat AI dalam Satu Perintah
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Lima Tantangan Strategis Sektor Tambang di Depan Mata
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

29 Kg Emas Ilegal Digagalkan di Empat Bandara Nasional
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

Cadangan Batu Bara PTBA Masih Terbatas, Posisi Produksi di Papan Tengah
Selasa, 15 September 2026, 22.37 WITA


