Korban Penipuan Rekrutmen Damkar DKI Rugi Rp70 Juta
Seorang warga Jakarta mengalami kerugian hingga Rp70 juta akibat dugaan penipuan dalam proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran DKI, yang berujung pada pelaporan ke polisi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Seorang warga Jakarta, Wintarko Setiawan, mengungkapkan pengalaman menyesalkan setelah menjadi korban penipuan terkait rekrutmen petugas pemadam kebakaran DKI Jakarta. Ia mengaku telah menyerahkan dana sebesar Rp70 juta dengan janji bisa memastikan kelolosannya sebagai petugas, tetapi hingga kini tidak ada bukti bahwa proses tersebut berjalan.
Korban awalnya pernah mengikuti seleksi Damkar pada periode 2018–2019, namun gagal lolos setelah melewati beberapa tahapan. Pada Agustus 2025, ia kembali dihubungi oleh seorang rekan kerja yang merupakan guru SDN Kramat Jati, yang menyatakan bisa memfasilitasi pelolosan dengan cara tertentu. Tidak ingin melewatkan kesempatan, Wintarko pun meminjam uang dari Bank DKI dengan jaminan atas nama dirinya.
Setelah menyerahkan dana sebesar Rp70 juta, Wintarko tidak pernah mendapatkan kepastian mengenai status seleksi. Ia mencoba menghubungi pelaku melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi, namun malah diancam untuk melapor ke polisi. Ucapan itu justru mendorong Wintarko untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur.
Hingga September 2026, Wintarko menyatakan belum menerima perkembangan resmi dari penyidik terkait laporan yang telah dibuatnya sejak Agustus 2025. Ia kembali datang ke kantor polisi untuk menanyakan status penyelidikan. Selain kerugian materi, ia juga harus membayar cicilan pinjaman sebesar Rp2,1 juta per bulan, sehingga total utang yang harus dikembalikan mencapai Rp108 juta.
Wintarko berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat segera menemukan kejelasan, terutama terkait uang yang telah dikeluarkan demi janji yang tidak terealisasi. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses rekrutmen resmi, agar masyarakat tidak mudah menjadi korban praktik menyesatkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Belasan Santri Berani Buka Suara soal Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes NTB
Belasan mantan santri pesantren di NTB mengungkap pengalaman kekerasan seksual yang diduga dilakukan pendiri pondok, dengan sejumlah korban mengaku memendam trauma hingga hampir bunuh diri.
29 September 2026
Warga Venezuela Ditembak Agen Imigrasi Saat Mengemudi
Seorang warga Venezuela ditembak agen imigrasi saat sedang mengemudi mobil di Austin, Texas, menyebabkan kelumpuhan permanen, dan kini mendapat perlindungan hukum selama penyelidikan berlangsung.
29 September 2026

Trump Marah atas Pembebasan Tersangka Teror di Pangkalan AS
Presiden AS Donald Trump menyatakan kekecewaan mendalam atas keputusan Inggris membebaskan lima warga negara setempat yang ditangkap karena diduga merencanakan serangan terhadap pangkalan udara RAF Fairford, yang digunakan AS dan NATO.
29 September 2026

<Kasus Pelecehan di Polda Sumbar: Proses Hukum Terhambat, Korban Diancam Kriminalisasi>
Kasus dugaan pelecehan seksual oleh AKBP F terhadap polwan bawahannya belum menunjukkan kejelasan hukum, sementara korban dan keluarganya diduga dilaporkan balik, menimbulkan kekhawatiran kriminalisasi dan penghambatan keadilan.
29 September 2026
Berita Lainnya
Taylor Swift Raih Video of the Year, Ukir Sejarah di VMA 2026
Selasa, 29 September 2026, 12.19 WITA

Argentina Melaju ke Semifinal Usai Tekuk Swiss di Perpanjangan Waktu
Selasa, 29 September 2026, 12.16 WITA

Inggris Lolos ke Semifinal Usai Tundukkan Norwegia
Selasa, 29 September 2026, 12.15 WITA

Prancis, Spanyol, Inggris, Argentina Berebut Tiket Final Piala Dunia 2026
Selasa, 29 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Siap Tempur di Final Asian Games 2026 Hari Ini
Selasa, 29 September 2026, 12.15 WITA

Kartu Merah Ubah Dinamika Laga Indonesia vs Malaysia
Selasa, 29 September 2026, 12.15 WITA

Amri/Nita Raih Medali Perak Setelah Takluk di Final Asian Games 2026
Selasa, 29 September 2026, 12.15 WITA

Amri/Nita Raih Medali Perak, Torehkan Sejarah di Asian Games 2026
Selasa, 29 September 2026, 12.15 WITA

