Lapas Cibinong Kembali Terbongkar: Fasilitas Mewah dan Praktik Sewa Sel Eksklusif
Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong mengungkap fasilitas mewah bagi narapidana, termasuk kamar ber AC, dapur, dan minuman keras, dengan dugaan praktik sewa ruang eksklusif yang dibayar secara langsung.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 09.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim Ombudsman mengungkap adanya kompleks hunian khusus di Lapas Kelas IIA Cibinong yang dilengkapi berbagai fasilitas rumah tangga lengkap, seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, kulkas, televisi, dan peralatan rumah lainnya. Fasilitas tersebut dibangun di area klaster khusus yang diklaim sebagai tempat tinggal bagi narapidana tertentu, termasuk yang terlibat dalam kasus korupsi. Temuan ini muncul setelah tim melakukan inspeksi mendadak dan menemukan kondisi yang jauh dari standar penjara umum.
Salah satu narapidana yang sempat dimintai keterangan mengaku membayar untuk dapat menempati fasilitas tersebut, meskipun jumlah pasti tarif belum bisa dikonfirmasi karena petugas lapas segera menghentikan wawancara. Ombudsman menyatakan bahwa temuan kulkas berisi minuman keras di area klaster menunjukkan pelanggaran serius terhadap peraturan pengelolaan lapas. Selain itu, terdapat rencana pembangunan fasilitas baru seperti gym dan minigolf, yang menambah kekhawatiran terhadap penggunaan dana publik untuk kepentingan eksklusif.
Praktik penyediaan fasilitas mewah bukan kali pertama terjadi di sistem pemasyarakatan Indonesia. Sebelumnya, Lapas Sukamiskin pernah menjadi sorotan setelah Operasi Tangkap Tangan KPK pada 2018 mengungkap adanya jual-beli fasilitas dan izin keluar sel. Pada saat itu, tarif sewa kamar mewah dilaporkan mencapai Rp200 juta hingga Rp500 juta per tahun. Di Lapas Cipinang, kasus serupa muncul pada 2013, saat gembong narkoba Freddy Budiman ditemukan menggunakan kamar khusus untuk mengonsumsi sabu dan berhubungan seksual, dengan biaya sewa Rp2 juta per kunjungan.
Temuan terbaru di Cibinong menegaskan kembali keberadaan sistem korupsi yang menyebar dalam pengelolaan lapas, di mana fasilitas eksklusif digunakan sebagai alat komersialisasi. Keterlibatan petugas dalam menutupi praktik ini menunjukkan kegagalan sistem pengawasan internal. Ombudsman menekankan perlunya investigasi mendalam terhadap mekanisme pengelolaan fasilitas dan pengawasan terhadap penghuni khusus agar tidak terulang lagi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Paramount Siapkan Utang Rp133 Miliar untuk Akuisisi Warner Bros
Paramount Skydance berencana tambah utang Rp133,6 miliar melalui pinjaman berjangka B untuk mendukung akuisisi Warner Bros. Discovery senilai US$111 miliar.
28 September 2026

Aktor Hollywood Kesulitan Pertahankan Asuransi Kesehatan
Aktris Heather Matarazzo mengungkapkan kesusahan mempertahankan asuransi kesehatan akibat minimnya tawaran kerja, sejalan dengan standar pendapatan SAG-AFTRA yang tinggi.
28 September 2026

Iran Tetap Hadir di PBB Meski Jalur Penerbangan Diblokir AS
Delegasi Iran berhasil menyelesaikan kunjungan ke Sidang Majelis Umum PBB meski menghadapi pembatasan penerbangan internasional akibat sanksi AS, dengan memanfaatkan maskapai khusus pemerintah.
28 September 2026

Kampung Korod Jaga Leuit, Tumbuhkan Ekonomi Berbasis Budaya
Kampung Korod di Bekasi konsisten pertahankan leuit dan tradisi agraris sebagai fondasi pengembangan wisata budaya dan ekonomi lokal.
27 September 2026
Berita Lainnya

Dakota Johnson Bocorkan Pengalaman Kerja Bareng Taylor Swift
Senin, 28 September 2026, 09.27 WITA

Portugal Raih Kemenangan Dramatis di Norwegia
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Yunani Tumbangkan Jerman di Kandang
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Indonesia Siap Laga Penentu di Semifinal Bulutangkis Asian Games
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Indonesia Siap Tantang China dan Thailand di Semifinal Bulutangkis Asian Games
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Lima Pria Ditangkap Terkait Aktivitas Mencurigakan Dekat Pangkalan Udara RAF Fairford
Senin, 28 September 2026, 09.12 WITA

Indonesia Hormati Keputusan Filipina Bebaskan Mary Jane
Senin, 28 September 2026, 09.12 WITA

14 Prajurit Tewas dalam Latihan, Menteri Pertahanan Kazakhstan Dipecat
Senin, 28 September 2026, 09.11 WITA

