Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menteri Keuangan Beli X9 Listrik, Xpeng: Tak Ada Perlakuan Khusus

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeli MPV listrik X9 melalui dealer resmi tanpa perlakuan istimewa, sesuai kebijakan perusahaan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Menteri Keuangan Beli X9 Listrik, Xpeng: Tak Ada Perlakuan Khusus📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembelian mobil listrik Xpeng X9 oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, dikonfirmasi oleh perusahaan sebagai transaksi rutin melalui jalur dealer resmi. Proses pembelian dilakukan tanpa intervensi khusus dari pihak Agen Pemegang Merek, menegaskan bahwa tidak ada keistimewaan yang diberikan meskipun pembeli merupakan pejabat tinggi negara. Perusahaan menegaskan bahwa semua pelanggan, termasuk pejabat publik, menjalani prosedur standar tanpa pengecualian.

Dalam pernyataannya, perwakilan pemasaran Xpeng Indonesia menyatakan bahwa alasan pemilihan model X9 oleh menteri belum diketahui secara pasti. Namun, diprediksi bahwa teknologi baterai berbasis nikel yang digunakan dalam produk tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama. Penggunaan baterai NCM dengan kapasitas tinggi, khususnya pada varian Long Range Pro dan Pro+, dinilai mendukung performa maksimal dan jangkauan tempuh hingga 715 kilometer.

Indonesia, sebagai salah satu produsen nikel utama dunia, menjadi latar belakang strategis dalam pengembangan teknologi baterai kendaraan listrik. Hal ini turut memengaruhi kebijakan insentif pemerintah, yang secara eksplisit menyertakan penggunaan bahan baku nikel sebagai syarat kelayakan penerimaan subsidi. Kebijakan tersebut diperkirakan menjadi pertimbangan dalam pemilihan kendaraan listrik oleh para pejabat, termasuk Menteri Keuangan.

Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa keputusan membeli mobil listrik bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam pengurangan konsumsi energi fosil. Ia menekankan bahwa kendaraan tersebut merupakan bagian dari komitmen pribadi dalam menjaga keberlanjutan energi nasional. Meski tidak menyebutkan harga pasti, rincian harga OTR Jakarta dari situs resmi menunjukkan kisaran antara Rp1,14 miliar untuk varian Standard Range Pro hingga Rp1,259 miliar untuk model tertinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya