Modal Asing Capai Rp141,6 Triliun, Rupiah Menguat hingga September
Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun hingga 11 September 2026, didukung penguatan rupiah, kenaikan IHSG, dan yield SBN yang lebih kompetitif.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 07.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Aliran modal asing ke pasar keuangan Indonesia mencapai Rp141,6 triliun pada 11 September 2026, menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap ekonomi nasional. Angka tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan dalam rapat kerja dengan DPD RI, menekankan bahwa kondisi pasar keuangan kini lebih stabil dibandingkan periode sebelumnya. Penguatan ini menjadi indikator positif atas kinerja ekonomi dan kebijakan makro yang konsisten.
Nilai tukar rupiah pada akhir September berada di level Rp17.600 per dolar AS, mengalami apresiasi signifikan dibandingkan posisi terlemah tahun ini pada 8 Juni 2026 yang mencapai Rp18.171. Kenaikan ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas nilai tukar dan kebijakan moneter yang efektif. Selain itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menunjukkan tren positif, berada di level 6.541, jauh melampaui titik terendah tahun ini di angka 5.342.
Di sisi obligasi negara, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun berada di level 7,10 persen, menunjukkan penurunan dibandingkan puncak tahun ini sebesar 7,39 persen pada 11 Juni 2026. Angka ini menggambarkan semakin kompetitifnya instrumen investasi negara, yang mendorong minat investor domestik dan asing. Penguatan tersebut juga menjadi bukti bahwa pasar keuangan Indonesia semakin menarik dalam konteks global.
Purbaya menegaskan bahwa tekanan pasar keuangan telah berkurang secara signifikan, seiring dengan meningkatnya kepercayaan investor. Ia menilai kondisi ini sebagai hasil dari kebijakan fiskal dan moneter yang konsisten, serta upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi. Dengan aliran modal yang masuk terus berlanjut, pemerintah optimistis mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Purbaya Nyetir Mercy Lawas Sebelum Digantikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terlihat mengemudi Mercedes-Benz C200 tahun 2008 sehari sebelum resmi dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto.
15 September 2026

Koleksi Kendaraan Suahasil Nazara Terungkap dari LHKPN
Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan disertai transparansi harta kekayaan melalui LHKPN yang mencatat empat mobil senilai Rp1,228 miliar.
15 September 2026

XLSmart Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Inisiasi ByeByeBox
XLSmart bersama REMIND meluncurkan ByeByeBox sebagai solusi pengelolaan e-waste di kampus ITB, menawarkan insentif kuota bagi masyarakat yang menyerahkan perangkat elektronik bekas.
15 September 2026

Kennedy Center Ancam Tutup, Pertimbangkan Nama Trump untuk Selamatkan Keuangan
Pusat seni terkemuka Amerika Serikat menghadapi kebangkrutan dan mempertimbangkan penambahan nama Donald Trump di fasad gedung sebagai upaya menarik dana penyelamatan.
15 September 2026
Berita Lainnya

Canggu yang Berubah, Tetap Menyimpan Kesunyian
Selasa, 15 September 2026, 07.48 WITA

5 Makanan Lokal dan Global untuk Kesehatan Usus
Selasa, 15 September 2026, 07.47 WITA

Kurangi Gula Tambahan, Mulai Hari Ini untuk Kesehatan Lebih Baik
Selasa, 15 September 2026, 07.47 WITA

Pemprov Sulsel Tegaskan Batas Isi BBM saat Indikator 1 Bar
Selasa, 15 September 2026, 07.45 WITA

Operator Kapal Masih Ragu Angkut Mobil Listrik
Selasa, 15 September 2026, 07.45 WITA

Waspada Saat Kirim Foto ke AI, Ini Risikonya
Selasa, 15 September 2026, 07.44 WITA

Mengenal Tanda dan Cara Verifikasi Konten AI Secara Akurat
Selasa, 15 September 2026, 07.44 WITA

iPhone Duo Siap Masuki Pasar Indonesia dengan Harga Fantastis
Selasa, 15 September 2026, 07.39 WITA


