Pemerintah Percepat Swasembada Bawang Putih Lewat Panen Raya di Lombok Timur
Pemerintah memperkuat produksi bawang putih nasional melalui panen raya di Sembalun Bumbung, NTB, sebagai bagian dari strategi kurangi ketergantungan impor.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 17.37 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 36x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ketahanan pangan nasional dengan meluncurkan panen raya bawang putih di Kecamatan Sembalun Bumbung, Lombok Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk mengurangi ketergantungan impor, dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang menekankan pentingnya kerja kolaboratif antarlembaga.
Panen yang dilakukan di lahan seluas 105 hektare berhasil menghasilkan estimasi produksi sekitar 1.050 ton, melibatkan 287 petani dari sembilan kelompok tani. Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa potensi produksi bawang putih dalam negeri dapat dikembangkan secara signifikan, terutama jika didukung infrastruktur, teknologi, dan kebijakan yang terintegrasi.
Saat ini, produksi bawang putih dalam negeri masih berada di kisaran 39.000–40.000 ton per tahun, jauh di bawah kebutuhan nasional yang mencapai sekitar 600.000 ton. Artinya, lebih dari 90 persen kebutuhan masih dipenuhi melalui impor. Dalam konteks ini, pemerintah menekankan perlunya peningkatan produktivitas, penguatan sistem pascapanen, serta jaminan pasar bagi petani sebagai penopang utama keberlanjutan produksi.
Sebanyak 17 provinsi telah melaksanakan penanaman serentak, dengan NTB menjadi salah satu sentra utama yang menargetkan penanaman seluas 120 hektare dan produksi hingga 1.200 ton pada panen November 2026. Koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga keamanan oleh Polri menjadi kunci keberhasilan program ini.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia harus mampu memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri. “Dari Sembalun kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak boleh selamanya bergantung pada impor. Kita harus terus meningkatkan kemampuan produksi dari negeri sendiri,” tegasnya, menegaskan bahwa transformasi sistem pangan membutuhkan konsistensi, kerja bersama, dan komitmen jangka panjang dari seluruh elemen bangsa.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

