Pemerintah Siapkan Lima Pabrik Pakan Ayam untuk Stabilkan Harga
Pemerintah akan membangun lima pabrik pakan ayam dan DOC oleh BUMN, dengan tiga di antaranya ditargetkan selesai tahun depan, demi menjaga stabilitas harga dan mendukung peternak kecil.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 129x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempercepat realisasi pembangunan lima pabrik pakan ayam dan day-old chick (DOC) melalui badan usaha milik negara (BUMN), dengan fokus pada wilayah penghasil jagung utama. Proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem peternakan nasional, mulai dari hulu hingga hilir. Target penyelesaian tiga fasilitas telah ditetapkan untuk tahun depan, sebagai bentuk respons atas arahan presiden untuk memperkuat ketahanan pangan.
Lokasi pembangunan pabrik telah ditentukan, meliputi Lampung, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur—daerah yang menjadi sentra produksi jagung, bahan baku utama pakan ternak. Penunjukan lokasi ini didasarkan pada ketersediaan bahan baku dan akses logistik yang memadai. Seluruh proyek telah melalui tahap penandatanganan Pakta Integritas, menunjukkan komitmen serius dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan bahwa pabrik-pabrik ini tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan peternak skala kecil. Tujuannya justru untuk menyediakan sarana produksi secara terjangkau, termasuk pakan, DOC, dan vaksin, agar peternak kecil dapat beroperasi dengan biaya yang stabil dan tidak tergantung fluktuasi pasar. Dengan akses pasokan yang terjamin, diharapkan keberlangsungan usaha peternakan dapat lebih kuat dan berkelanjutan.
Pembangunan fasilitas ini juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor dan menekan volatilitas harga pangan, khususnya telur dan daging ayam. Dengan integrasi rantai pasok yang lebih kuat, pemerintah ingin menciptakan ekosistem peternakan yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu menopang ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Pembangunan PLTS terapung di Waduk Tembesi, Batam, telah menyelesaikan 74 persen tahap konstruksi dengan kapasitas 46 MWp dan proyeksi produksi listrik 61 GWh per tahun.
24 Oktober 2026

Peta Hak Dasar Desa Siap Dukung Pembangunan Berbasis HAM
KemenHAM memperkenalkan Peta Pemenuhan Hak Dasar hingga tingkat desa melalui platform DESAHAM sebagai alat pemantauan berbasis data dalam perencanaan pembangunan nasional.
24 Oktober 2026

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Otorita IKN resmi menandatangani PKS proyek perumahan dan investasi swasta senilai total Rp4,04 triliun, melibatkan lima perusahaan di sektor pangan, mebel, komersial, kuliner, dan olahraga.
24 Oktober 2026

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah menyelesaikan 85,8% pekerjaan fisik per akhir September 2026, dengan target penyelesaian akhir 2027.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

