Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Lima Pabrik Pakan Ayam untuk Stabilkan Harga

Pemerintah akan membangun lima pabrik pakan ayam dan DOC oleh BUMN, dengan tiga di antaranya ditargetkan selesai tahun depan, demi menjaga stabilitas harga dan mendukung peternak kecil.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.33 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 129x dibuka
Pemerintah Siapkan Lima Pabrik Pakan Ayam untuk Stabilkan Harga📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempercepat realisasi pembangunan lima pabrik pakan ayam dan day-old chick (DOC) melalui badan usaha milik negara (BUMN), dengan fokus pada wilayah penghasil jagung utama. Proyek ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem peternakan nasional, mulai dari hulu hingga hilir. Target penyelesaian tiga fasilitas telah ditetapkan untuk tahun depan, sebagai bentuk respons atas arahan presiden untuk memperkuat ketahanan pangan.

Lokasi pembangunan pabrik telah ditentukan, meliputi Lampung, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur—daerah yang menjadi sentra produksi jagung, bahan baku utama pakan ternak. Penunjukan lokasi ini didasarkan pada ketersediaan bahan baku dan akses logistik yang memadai. Seluruh proyek telah melalui tahap penandatanganan Pakta Integritas, menunjukkan komitmen serius dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan bahwa pabrik-pabrik ini tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan peternak skala kecil. Tujuannya justru untuk menyediakan sarana produksi secara terjangkau, termasuk pakan, DOC, dan vaksin, agar peternak kecil dapat beroperasi dengan biaya yang stabil dan tidak tergantung fluktuasi pasar. Dengan akses pasokan yang terjamin, diharapkan keberlangsungan usaha peternakan dapat lebih kuat dan berkelanjutan.

Pembangunan fasilitas ini juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor dan menekan volatilitas harga pangan, khususnya telur dan daging ayam. Dengan integrasi rantai pasok yang lebih kuat, pemerintah ingin menciptakan ekosistem peternakan yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu menopang ketahanan pangan nasional secara menyeluruh.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya