Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pestapora 2026 Resmi Dimulai di Jakarta

Festival musik tahunan Pestapora 2026 dibuka secara resmi di Gambir Expo, Jakarta, dengan tampilan 330 musisi dalam 19 panggung selama tiga hari.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pestapora 2026 Resmi Dimulai di Jakarta📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pestapora 2026 secara resmi dibuka pada Jumat, 25 September 2026, di lokasi Gambir Expo & Hall D2, JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Festival yang telah menjadi ajang pertemuan musik dan komunitas ini menghadirkan 330 seniman dari berbagai latar belakang, baik solo maupun dalam kolaborasi lintas generasi. Acara berlangsung selama tiga hari dengan konsep yang menekankan pengalaman bersama, bukan sekadar pertunjukan.

Sebagai simbol kesinambungan, Erwin Gutawa menjadi titik sentral selama tiga hari berturut-turut, tampil dengan kolaborator berbeda setiap harinya. Di hari pertama, suasana nostalgia digelorakan melalui kolaborasi Kerispatih dan Sammy Simorangkir, yang membawakan kembali lagu-lagu ikonik. Selain itu, sejumlah band legendaris seperti Killing Me Inside, Pure Saturday, The Upstairs, dan The Adams kembali tampil, membangkitkan kenangan bagi generasi pendengar alternatif.

Pertunjukan juga menyuguhkan beragam nama populer, termasuk Ari Lasso, Tompi, Ten2Five, Bondan Prakoso & Fade2Black, The Changcuters, Shaggy Dog, Pee Wee Gaskins, Rizky Febian, Whisnu Santika, Fiersa Besari, Reality Club, dan King Nassar. Semua penampilan dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB setiap harinya, dengan beberapa kategori tiket masih tersedia, termasuk Daily Pass Day 1 dan Day 3, serta Early Entry Day 1, yang dapat dibeli melalui Loket.com.

Penyelenggara juga menyediakan fasilitas pendukung, termasuk akses prioritas bagi orang tua yang datang bersama anak, dilengkapi wristband khusus. Ruang khusus untuk pemompaan susu juga disediakan di area Pecapowa. Untuk akses, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi melalui parkir Barat (Gerbang 6), Timur (Gerbang 1), atau Gedung Pusat Niaga (Gerbang 1 dan 9), serta transportasi umum seperti KRL, Transjakarta, angkot, dan shuttle antar kota dari berbagai wilayah Jabodetabek hingga Bandung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya